Protes Pengeboran Minyak, Aktivis Greenpeace Tutupi Rumah PM Inggris dengan Kain Hitam

Jum'at, 04 Agustus 2023 - 00:00 WIB
loading...
Protes Pengeboran Minyak,...
Aktivis Greenpeace naik ke Atap dan tutupi Rumah PM Inggris dengan kain hitam sebagai bentuk protes atas kebijakan pengeboran minyak. Foto/Greenpeace/Handout via REUTERS
A A A
LONDON - Lima aktivis Greenpeace ditangkap setelah memanjat atap rumah perdana menteri Inggris, Rishi Sunak, dan menutupinya dengan kain hitam simbolisasi dari minyak, Kamis (3/8/2023). Mereka memprotes kebijakan pengeboran minyak pemerintah Inggris.

Dilansir dari Reuters, empat pengunjuk rasa menggunakan tangga untuk naik ke atap rumah di daerah Yorkshire, Inggris utara, di mana mereka mengatakan bahwa mereka menghabiskan lima jam. Seorang mantan perwira polisi senior menggambarkan aksi ini sebagai "pelanggaran keamanan besar".

Aktivis kelima, yang tidak memanjat atap, kemudian ditangkap karena dicurigai menyebabkan gangguan publik sehubungan dengan protes tersebut dilansir dari Sky News.

Sunak sendiri sedang berlibur di California jadi tidak ada di rumah di daerah pemilihannya pagi ini. Total lima pengunjuk rasa ditangkap.

Catatan Sunak tentang masalah lingkungan telah dicermati setelah dia mengatakan dia akan mengambil "pendekatan proporsional" untuk perubahan iklim yang menyeimbangkan ambisi bersih nol dengan kebutuhan untuk menekan tagihan konsumen.

Hal itu memicu kemarahan dari pengunjuk rasa iklim yang mengganggu acara olahraga terkenal, konser musik klasik, dan pidato politik.

Baca Juga: 100.000 Pengungsi Ukraina Terancam Terusir dari Inggris

Sebagai tanggapan, menteri Sunak telah memperkenalkan undang-undang baru untuk menekan taktik pengunjuk rasa "eco-mob" termasuk aksi berjalan lambat di jalan yang sibuk dan "mengunci" bangunan atau infrastruktur.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
Pesawat Rusia Dekati...
Pesawat Rusia Dekati Kapal Induk Inggris, 2 Jet Tempur Siluman F-35 London Beraksi
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Perang Iran Picu Guncangan...
Perang Iran Picu Guncangan Pasokan Minyak Terbesar Sepanjang Sejarah, Lampaui Krisis 1979
Tiga Putra Mendiang...
Tiga Putra Mendiang Ali Khamenei Hadiri Pemakaman, Pemimpin Tertinggi Mojtaba Tak Terlihat
Trump Kecam Wasit Brasil...
Trump Kecam Wasit Brasil karena Beri Kartu Merah Folarin Balogun: Mengerikan!
Rekomendasi
Folarin Balogun Jadi...
Folarin Balogun Jadi Starter, Amerika Serikat Tertinggal dari Belgia 1-2 di Babak Pertama
Calon Manajer Kopdes...
Calon Manajer Kopdes Tak Lagi Latihan Militer, Qodari: Pemerintah Tidak Menutup Mata
3 Polisi Gugur saat...
3 Polisi Gugur saat Operasi Berantas Narkoba di Katingan, DPR: Usut Tuntas
Berita Terkini
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
4 Sinyal Putin untuk...
4 Sinyal Putin untuk KTT NATO, Kehancuran Kyiv Akibat Serangan Rudal Rusia
Trump Bela Intervensinya...
Trump Bela Intervensinya yang Batalkan Kartu Merah Striker AS di Piala Dunia
3 Alasan Pemakaman Khamenei...
3 Alasan Pemakaman Khamenei Bisa Pecahkan Rekor Sejarah, Dihadiri 15 Juta Orang
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
Infografis
Jurnalis Inggris: Pakistan...
Jurnalis Inggris: Pakistan Pemenang dalam Perang dengan India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved