Raja Charles Dirawat di Rumah Sakit akibat Efek Samping Perawatan Kanker

Jum'at, 28 Maret 2025 - 10:58 WIB
loading...
Raja Charles Dirawat...
Raja Charles III, penguasa Kerajaan Inggris, dirawat di rumah sakit setelah menderita efek samping dari perawatan kankernya. Foto/Screenshot video USA Today
A A A
LONDON - Raja Charles III , penguasa Kerajaan Inggris, dirawat di rumah sakit (RS) pada Kamis setelah menderita “efek samping” dari perawatan kankernya.

Istana Buckingham mengatakan Raja Charles terpaksa membatalkan janji temu untuk sisa hari Kamis dan Jumat (28/3/2025).

"Setelah perawatan medis yang dijadwalkan dan sedang berlangsung untuk kanker pagi ini, raja mengalami efek samping sementara yang memerlukan waktu observasi singkat di rumah sakit," bunyi pernyataan Istana Buckingham.

"Acara siang Yang Mulia ditunda," imbuh pernyataan tersebut, yang mengatakan bahwa kepala negara Inggris berusia 78 tahun itu telah kembali ke rumahnya di Clarence House.

Baca Juga: Pertama Kalinya, Australia Singkirkan Gambar Raja Charles dari Uang Kertas 5 Dolar

"Sebagai tindakan pencegahan, berdasarkan saran medis, program harian besok (Jumat) juga akan dijadwal ulang,” lanjut pernyataan Istana Buckingham.

Raja Charles mengalami efek samping sementara dan relatif umum, menurut BBC, mengutip seorang sumber. Laporan tersebut menambahkan bahwa efek samping itu merupakan hambatan yang sangat kecil dalam pemulihannya.

Sementara itu, kantor berita PA melaporkan Raja Charles dalam kondisi baik di rumah, di mana dia mengerjakan dokumen negara dan menelepon dari ruang kerjanya.

Charles, yang sebagian besar hidupnya berada di bawah bayang-bayang ibunya, Ratu Elizabeth II yang dicintai rakyat, menjadi raja setelah ibunya meninggal pada 8 September 2022.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
Pesawat Rusia Dekati...
Pesawat Rusia Dekati Kapal Induk Inggris, 2 Jet Tempur Siluman F-35 London Beraksi
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Momen Langka, Raja Charles...
Momen Langka, Raja Charles Reuni dengan Keluarga Pangeran Harry
Keseleo Lidah, Trump...
Keseleo Lidah, Trump Sebut Kapal Induk AS Diserang Rudal "Republik Islam Jepang"
Pemimpin Iran Mojtaba...
Pemimpin Iran Mojtaba Dilaporkan Akan Pimpin Doa Bersama untuk Ali Khamenei, Muncul ke Publik?
Rekomendasi
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
Terowongan Arah Utara...
Terowongan Arah Utara MRT Jakarta Bundaran HI-Kota Rampung Digali, Tembus hingga Kedalaman 28 Meter
Jalur Mandiri Ujian...
Jalur Mandiri Ujian Tulis UNJ 2026 Masih Buka Pendaftaran, Simak Persyaratannya
Berita Terkini
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Trump Ungkap 1.000 Rudal...
Trump Ungkap 1.000 Rudal Diarahkan ke Iran Jika Dia Dibunuh
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Iran Tegaskan Siap untuk...
Iran Tegaskan Siap untuk Pertahanan Skala Penuh, Trump Sebut Gencatan Senjata Berakhir
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved