3 Anggota NATO Sangat Takut jika Ukraina dan Rusia Sepakati Gencatan Senjata

Senin, 31 Maret 2025 - 15:35 WIB
loading...
3 Anggota NATO Sangat...
Banyak anggota NATO takut dengan kesepakatan gencatan senjata Rusia dan Ukraina. Foto/X
A A A
MOSKOW - Negara-negara Baltik percaya gencatan senjata dalam konflik Ukraina akan meningkatkan ancaman keamanan yang mereka hadapi, Financial Times telah melaporkan, mengutip menteri pertahanan negara-negara tersebut.

Dalam beberapa minggu terakhir, jeda 30 hari atas serangan terhadap infrastruktur energi oleh Moskow dan Kiev telah disepakati, sementara ada gerakan untuk menghidupkan kembali kesepakatan gandum Laut Hitam sebagai bagian dari upaya untuk menemukan solusi diplomatik atas konflik tersebut.

FT mengatakan dalam sebuah artikel pada hari Minggu bahwa "gencatan senjata penuh masih dianggap jauh," tetapi para pejabat di Estonia, Latvia, dan Lithuania, yang telah menjadi pendukung Ukraina paling vokal di UE dan NATO sejak eskalasi antara Moskow dan Kiev pada Februari 2022, sudah khawatir bahwa hal itu mungkin tercapai pada suatu saat.

"Kita semua memahami bahwa ketika perang di Ukraina dihentikan, Rusia akan mendistribusikan kembali pasukannya dengan sangat cepat. Itu berarti juga tingkat ancaman akan meningkat secara signifikan dengan sangat cepat," Menteri Pertahanan Estonia Hanno Pevkur mengatakan kepada outlet tersebut.

Baca Juga: Mengapa Ukraina dan AS Kalah 5-0 dalam Perundingan dengan Rusia?

Pevkur mengklaim bahwa Moskow dapat mengerahkan kembali 300.000 tentara dari garis kontak dengan Ukraina ke perbatasan barat Rusia setelah gencatan senjata berlaku.

Sementara itu, menteri pertahanan Estonia menolak rencana Inggris dan Prancis untuk mengirim apa yang disebut "pasukan penenang" yang terdiri dari tentara Eropa Barat ke Ukraina setelah pertempuran berhenti.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Iran Nyatakan Selat...
Iran Nyatakan Selat Hormuz Tetap Ditutup Sampai AS Penuhi Syarat Teheran
Konflik AS-Iran Memanas,...
Konflik AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Nyaris 12 Persen dalam Sepekan
Rekomendasi
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Alasan Bersedia Menjadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Prabowo: Anggaran Pertahanan...
Prabowo: Anggaran Pertahanan dan Polri jika Perlu Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan
Berita Terkini
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
Infografis
Jika Diinvasi Barat,...
Jika Diinvasi Barat, Rusia Pastikan Gunakan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved