Ini Pesan Hamas untuk Warga Palestina yang Merayakan Idulfitri saat Agresi Israel
Senin, 31 Maret 2025 - 20:20 WIB
loading...
Hamas memberikan pesan kepada warga Palestina. Foto/Rizek Abdeljawad/Xinhua
A
A
A
GAZA - Gerakan perlawanan Palestina Hamas mengatakan warga Palestina merayakan Idul Fitri, yang menandai berakhirnya bulan puasa suci Ramadan, di tengah "agresi brutal Zionis, pengepungan, kelaparan, pembunuhan, dan penghancuran."
“Pada Idulfitri yang diberkahi, kami mengenang keteguhan hati orang-orang hebat kami dan perlawanan heroik mereka, dan kami memohon kepada Allah untuk menerima tindakan pengabdian, perjuangan, keteguhan hati, dan pengorbanan mereka,” kata Hamas dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu.
Ia menambahkan, “Tahun ini, Idulfitri tiba saat rakyat Palestina di Jalur Gaza, Tepi Barat, dan al-Quds menghadapi agresi brutal Zionis di tengah pengepungan, kelaparan, pembunuhan, dan penghancuran, di bawah kebungkaman internasional yang memalukan dan dukungan tanpa syarat Amerika untuk pendudukan tersebut.”
Kelompok yang bermarkas di Gaza tersebut kemudian mendesak negara-negara Arab dan Muslim untuk “menggandakan upaya mereka untuk mendukung rakyat kami di Gaza, memikul tanggung jawab mereka untuk meningkatkan aksi rakyat, memberikan tekanan untuk mengakhiri agresi dan mencabut pengepungan, dan memperjuangkan hak Palestina yang adil.”
Baca Juga: 3 Ancaman Terbesar Militer AS, Paling Utama dan Pertama Adalah China
Hamas akhirnya menegaskan kembali janjinya untuk tetap berkomitmen kuat kepada Palestina dan menempuh jalan perlawanan hingga kemenangan akhir tercapai dan negara Palestina yang berdaulat dan merdeka dengan al-Quds sebagai ibu kotanya didirikan.
Bulan Sabit Merah Palestina telah menemukan jenazah 14 petugas paramedis yang tewas akibat tembakan militer Israel di Gaza seminggu yang lalu.
“Pada Idulfitri yang diberkahi, kami mengenang keteguhan hati orang-orang hebat kami dan perlawanan heroik mereka, dan kami memohon kepada Allah untuk menerima tindakan pengabdian, perjuangan, keteguhan hati, dan pengorbanan mereka,” kata Hamas dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu.
Ia menambahkan, “Tahun ini, Idulfitri tiba saat rakyat Palestina di Jalur Gaza, Tepi Barat, dan al-Quds menghadapi agresi brutal Zionis di tengah pengepungan, kelaparan, pembunuhan, dan penghancuran, di bawah kebungkaman internasional yang memalukan dan dukungan tanpa syarat Amerika untuk pendudukan tersebut.”
Kelompok yang bermarkas di Gaza tersebut kemudian mendesak negara-negara Arab dan Muslim untuk “menggandakan upaya mereka untuk mendukung rakyat kami di Gaza, memikul tanggung jawab mereka untuk meningkatkan aksi rakyat, memberikan tekanan untuk mengakhiri agresi dan mencabut pengepungan, dan memperjuangkan hak Palestina yang adil.”
Baca Juga: 3 Ancaman Terbesar Militer AS, Paling Utama dan Pertama Adalah China
Hamas akhirnya menegaskan kembali janjinya untuk tetap berkomitmen kuat kepada Palestina dan menempuh jalan perlawanan hingga kemenangan akhir tercapai dan negara Palestina yang berdaulat dan merdeka dengan al-Quds sebagai ibu kotanya didirikan.
Bulan Sabit Merah Palestina telah menemukan jenazah 14 petugas paramedis yang tewas akibat tembakan militer Israel di Gaza seminggu yang lalu.
Lihat Juga :