100.000 Pengungsi Ukraina Terancam Terusir dari Inggris

Kamis, 03 Agustus 2023 - 19:30 WIB
loading...
100.000 Pengungsi Ukraina...
Demonstran memegang bendera Inggris dan Ukraina selama unjuk rasa di Parliament Square, London, Inggris, 6 Maret 2022. Foto/REUTERS/Henry Nicholls
A A A
LONDON - Lebih dari separuh warga Ukraina yang pergi ke Inggris dengan skema permukiman kembali pengungsi harus pergi pada September 2025 kecuali jika pemerintah bertindak sekarang untuk memberi mereka "kejelasan" jangka panjang.

Peringatan itu diungkap beberapa anggota Parlemen Konservatif dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) pada Rabu (2/8/2023).

Diperkirakan 182.100 warga Ukraina telah tiba di Inggris sejak Februari 2022, menggunakan Skema Keluarga dan Rumah untuk Ukraina, yang dibuat untuk memungkinkan mereka tinggal selama tiga tahun.

“Dengan konflik yang belum berakhir dan sebagian besar dari mereka yang terlantar tidak mau kembali ke Ukraina, anggota parlemen mendesak pemerintah Rishi Sunak melakukan sesuatu,” ungkap laporan Daily Telegraph.

“Dengan beberapa memiliki anak di sekolah, kita harus dapat mengizinkan mereka untuk merencanakan,” ujar Bob Seely, anggota parlemen Tory yang mengetuai bersama kelompok parlemen semua partai di Ukraina, mendesak 10 Downing Street untuk memberikan Ukraina “kejelasan penting."

Sir Robert Buckland, yang merupakan menteri kehakiman di kabinet Boris Johnson, mendesak pemberian status yang lebih permanen kepada Ukraina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan MoU Damai dengan AS, Iran: Kita Siapkan Semua Skenario
Rekomendasi
Trauma Kematian Anak,...
Trauma Kematian Anak, Tamara Tyasmara Tutup Hati untuk Pacar Baru: Sekarang Harus Selektif!
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Sambut 1 Muharram, Ulama...
Sambut 1 Muharram, Ulama Ajak Masyarakat Tolak Provokasi dan Jaga Persatuan Umat
Berita Terkini
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved