Penahanan Presiden Terguling Peru Diperpanjang 18 Bulan

Jum'at, 16 Desember 2022 - 09:12 WIB
Gervasi menulis bahwa konsultasi tersebut berkaitan dengan campur tangan dalam urusan internal Peru dalam sebuah postingan di Twitter.

Dia tidak merinci kapan pembicaraan akan berlangsung, atau tindakan lain apa yang mungkin diambil oleh pemerintah Boluarte.

Konstitusi Peru mengizinkan seorang presiden untuk membubarkan Parlemen, tetapi hanya jika anggota parlemen menyetujui mosi tidak percaya dua kali pada Kabinet presiden, yang tidak terjadi pada hari pemecatannya Rabu lalu.

Baca: Siapakah Dina Boluarte, Presiden Wanita Pertama Peru?
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!