Xi Jinping dan Krisis Komando PLA: Kasus Zhang Youxia Ungkap Konflik Internal China

Kamis, 29 Januari 2026 - 08:19 WIB
loading...
Xi Jinping dan Krisis...
Kasus Jenderal Zhang Youxia (tengah) ungkap konflik internal pemerintahan Presiden China Xi Jinping dan krisis komando PLA. Foto/China Talk
A A A
JAKARTA - Pada 20 Januari 2026, dalam sebuah sesi studi tingkat tinggi bagi pejabat utama provinsi dan kementerian China, terdapat satu kursi kosong yang mencolok. Laporan resmi secara samar menyebut bahwa dua Wakil Ketua Komisi Militer Pusat (CMC) hadir dalam acara tersebut.

Namun, rekaman video justru menunjukkan hal sebaliknya. Jenderal Zhang Youxia, orang nomor dua di Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA), tidak terlihat.

Baca Juga: Profil Jenderal Zhang Youxia, Orang Dekat Xi Jinping yang Dituduh Bocorkan Rahasia Senjata Nuklir China ke AS

Empat hari kemudian, teka-teki itu terjawab. Kementerian Pertahanan Nasional China mengonfirmasi bahwa Zhang, bersama anggota CMC sekaligus Kepala Staf Gabungan Liu Zhenli, tengah diselidiki atas dugaan “pelanggaran serius disiplin dan hukum.”

“Meski Beijing tidak asing dengan kasus korupsi militer atau indisiplin politik, kasus Zhang dinilai jauh lebih sensitif dibanding praktik rutin penindakan sebelumnya,” ucap Anushka Saxena, analis Program Studi Indo-Pasifik Takshashila Institution, dalam keterangan di The National Interest, Kamis (29/1/2026).

Sejak 2023, PLA berada dalam kondisi pergolakan berkepanjangan. Semua bermula pada Juli 2023, ketika Departemen Pengembangan Peralatan CMC (EDD) membuka kanal pelaporan bagi pelapor pelanggaran terkait pengadaan militer yang diduga korup sejak 2017.

Pada tahap awal, sasaran penyelidikan masih pejabat yang relatif mudah digantikan, seperti Menteri Pertahanan Li Shangfu dan Komandan Pasukan Roket PLA (PLARF) Li Yuchao. Namun krisis itu kemudian melebar.

Menjelang akhir 2025, gelombang pembersihan menyasar kelompok yang dikenal sebagai “geng Fujian,” yakni pejabat seperti Wakil Ketua CMC He Weidong dan Laksamana Miao Hua, yang meniti karier dari bekas Grup Angkatan Darat ke-31 di Fujian dan Angkatan Laut PLA.

Geng Fujian dan Shaanxi


Untuk sesaat Zhang Youxia, seorang veteran pasukan darat dengan basis kuat dalam “geng Shaanxi, tampak keluar sebagai pemenang dalam pertarungan internal tersebut. Dia diduga berperan dalam menjatuhkan faksi Fujian, kemungkinan karena memandang dominasi mereka atas anggaran pertahanan dan strategi militer sebagai ancaman terhadap ambisi pribadinya dan terhadap Angkatan Darat yang sangat dia bela.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
AS Kembali Gempur Iran...
AS Kembali Gempur Iran Usai Insiden Helikopter Apache di Selat Hormuz
Trump Ungkap Heli Tempur...
Trump Ungkap Heli Tempur Apache AS Ditembak Jatuh Iran Pakai Drone
Rekomendasi
Bolehkah Puasa pada...
Bolehkah Puasa pada 1 Muharram? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan...
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Bos Maktour Fuad Hasan Pekan Depan
Demo Kenaikan Harga...
Demo Kenaikan Harga Pertamax, Aktivis 98: Ada Pergeseran Orientasi Mahasiswa
Berita Terkini
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Infografis
10 Fakta Konflik AS...
10 Fakta Konflik AS - Venezuela: Perebutan Pengaruh dan Energi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved