Krisis Politik Guncang Inggris, PM Keir Starmer Dilaporkan Bakal Mundur

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:55 WIB
loading...
Krisis Politik Guncang...
PM Inggris Keir Starmer dilaporkan sedang mempertimbangkan diri untuk mundur di tengah krisis politik yang semakin dalam. Foto/BBC
A A A
LONDON - Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk mengundurkan diri di tengah krisis politik yang semakin dalam di internal Partai Buruh yang berkuasa. Laporan tersebut muncul dari jurnalis Daily Mail, Dan Hodges, pada hari Sabtu.

Starmer menjadi PM setelah memimpin Partai Buruh meraih kemenangan telak dalam pemilu 2024. Namun, kurang dari dua tahun kemudian, pemerintahannya menghadapi penurunan approval ratings, perpecahan internal, dan tekanan yang meningkat menyusul kinerja buruk Partai Buruh dalam pemilu lokal baru-baru ini.

Baca Juga: 70 Anggota Parlemen Inggris Tuntut PM Keir Starmer Mundur, Ini Penyebabnya

Dalam sebuah artikel, Hodges mengutip seorang menteri kabinet yang tidak disebutkan namanya yang mengatakan bahwa Starmer “memahami realitas politik” dan sedang mempertimbangkan untuk mengatur kepergiannya dengan caranya sendiri.

“Dia menyadari kekacauan saat ini tidak berkelanjutan. Dia hanya ingin dapat melakukannya dengan cara yang bermartabat dan dengan cara yang dipilihnya sendiri. Dia akan menetapkan jadwal,” kata sumber tersebut.

Surat kabar tersebut menyebutkan masih belum jelas kapan pengumuman tersebut akan disampaikan Starmer, dengan beberapa sekutu Starmer mendesaknya untuk menunggu hingga setelah pemilu sela Makerfield yang akan datang, di mana mantan Wali Kota Manchester Andy Burnham diperkirakan akan kembali ke Parlemen sebelum kemungkinan pencalonan kepemimpinan Partai Buruh.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Trump Sebut Israel Bisa...
Trump Sebut Israel Bisa Hancur dalam 24 Jam jika Iran Punya Senjata Nuklir
Rekomendasi
Beri Layanan Kesehatan...
Beri Layanan Kesehatan Korban Banjir Aceh, USK Inisiasi Program Pengabdian Masyarakat
Kisah Mas Rushh Bangun...
Kisah Mas Rushh Bangun Personal Branding lewat Konten Keluarga
Trauma Kematian Anak,...
Trauma Kematian Anak, Tamara Tyasmara Tutup Hati untuk Pacar Baru: Sekarang Harus Selektif!
Berita Terkini
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
Infografis
Korea Selatan Krisis...
Korea Selatan Krisis Politik, Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved