Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri

Minggu, 21 Juni 2026 - 06:57 WIB
loading...
Krisis Politik Inggris...
PM Keir Starmer dilaporkan sedang bersiap mengundurkan diri di tengah krisis politik Inggris yang semakin parah. Foto/Lauren Hurley/No 10 Downing Street
A A A
LONDON - Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer sedang bersiap untuk mengundurkan diri. Demikian diungkap para sekutu Starmer, menandai parahnya krisis politik di negara tersebut.

Para sekutu Starmer mengatakan perdana menteri bersiap untuk mundur setelah menghadapi penurunan dukungan yang drastis selama akhir pekan.

Baca Juga: 70 Anggota Parlemen Inggris Tuntut PM Keir Starmer Mundur, Ini Penyebabnya

Seorang tokoh senior pemerintah mengatakan kepada The Telegraph bahwa PM Starmer yang sedang terpojok itu menyadari bahwa "permainan telah berakhir" dan pikirannya beralih ke bagaimana dia dapat "memperkuat legacy-nya".

Mereka mengatakan telah terjadi "pergerakan yang cukup besar" di antara para menteri kabinet sejak kemenangan Andy Burnham dalam pemilu sela Makerfield, yang menyebabkan Starmer mempertimbangkan kembali komitmennya sebelumnya untuk terus bertahan.

Seorang anggota parlemen Partai Buruh, yang biasanya dianggap sebagai loyalis PM Starmer, mengatakan dia percaya Keir Starmer akan mengumumkan tanggal pengunduran dirinya paling lambat hari Senin (22/6/2026) mengingat dukungannya di antara anggota parlemen sekarang hanya tinggal segelintir "teman dan keluarga".

“Tidak ada yang tersisa. Secara harfiah, orang-orang yang kerabatnya bekerja di Downing Street No. 10 atau orang-orang yang merupakan teman pribadi Keir sejak lama adalah satu-satunya yang tersisa,” kata para sekutu Starmer, menambahkan bahwa mencoba menghalangi jalan Burnham menuju Downing Street “seperti mencoba melawan gravitasi”.

Seorang tokoh pemerintah memperkirakan bahwa sesuatu akan terjadi pada akhir pekan ini, memperingatkan bahwa jika Starmer tidak mengundurkan diri, “kita bisa berakhir di wilayah pengunduran diri massal”.

Sumber pemerintah lainnya mengatakan Starmer sedang merenungkan masa depannya selama akhir pekan, menambahkan bahwa orang yang sekarang mengatakan kepadanya bahwa waktunya telah habis adalah berbeda.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahathir Mohamad Genap...
Mahathir Mohamad Genap 101 Tahun, Dokter yang Sulap Wajah Malaysia Modern
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
Pesawat Rusia Dekati...
Pesawat Rusia Dekati Kapal Induk Inggris, 2 Jet Tempur Siluman F-35 London Beraksi
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Jampidsus Febrie Adriansyah...
Jampidsus Febrie Adriansyah Ucapkan 6 Pernyataan sebelum Resmi Mundur dari Jabatan
Iran Ancam Beri Balasan...
Iran Ancam Beri Balasan Atas Serangan AS, IRGC Klaim Tembak Jatuh Drone MQ-9
Arab Saudi Terbitkan...
Arab Saudi Terbitkan Paket Visa Elektronik untuk Pelancong Indonesia, Apa Itu?
Rekomendasi
Pemberdayaan UMKM Sawit,...
Pemberdayaan UMKM Sawit, BPDP Raih Penghargaan Medbun Awards
Febrie Adriansyah Mundur...
Febrie Adriansyah Mundur dari Jampidsus, Pengamat: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Rombak Aturan, Purbaya...
Rombak Aturan, Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor Senjata hingga Anjing Pelacak
Berita Terkini
Trump Ungkap 1.000 Rudal...
Trump Ungkap 1.000 Rudal Diarahkan ke Iran Jika Dia Dibunuh
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Iran Tegaskan Siap untuk...
Iran Tegaskan Siap untuk Pertahanan Skala Penuh, Trump Sebut Gencatan Senjata Berakhir
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
Trump Klaim Iran Minta...
Trump Klaim Iran Minta Lanjutkan Pembicaraan dan AS Setuju
Infografis
Konflik keluarga Kerajaan...
Konflik keluarga Kerajaan Inggris Makin Meruncing
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved