PBB Tetapkan Akses ke Lingkungan Bersih sebagai Hak Asasi Manusia

Sabtu, 09 Oktober 2021 - 00:30 WIB
Duta Besar Kosta Rika untuk PBB, Catalina Devandas Aguilar, mengatakan, “Keputusan itu akan mengirim pesan yang kuat kepada masyarakat di seluruh dunia yang berjuang dengan kesulitan iklim bahwa mereka tidak sendirian.”

Kritikus telah mengajukan berbagai keberatan, mengatakan Dewan HAM bukanlah forum yang tepat dan mengutip masalah hukum.

Pembela lingkungan mengatakan sikap kritis Inggris sebelumnya merusak janjinya menjelang konferensi iklim global yang diadakan di Glasgow bulan depan.

John Knox, mantan pelapor khusus PBB, mengatakan menjelang pemungutan suara bahwa mereka yang mengkritik resolusi itu “berada di sisi sejarah yang salah.”

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan sekitar 13,7 juta kematian per tahun, atau sekitar 24,3% dari total global, disebabkan risiko lingkungan seperti polusi udara dan paparan bahan kimia.

Proposal lain yang dipimpin Kepulauan Marshall untuk membuat pelapor khusus baru tentang perubahan iklim juga disetujui Dewan HAM pada Jumat.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!