Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China

Jum'at, 26 Juni 2026 - 09:18 WIB
loading...
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang bantah militernya telah mengganggu latihan tempur kelompok tempur kapal induk Liaoning China. Foto/Military Watch Magazine
A A A
TOKYO - Tokyo menolak tuduhan Beijing bahwa militer Jepang telah mengganggu kelompok tempur kapal induk Liaoning China selama latihan tempur 40 hari di perairan Pasifik.

Angkatan Laut China mengatakan awal pekan ini bahwa kapal dan pesawat Jepang berulang kali terlibat dalam pelacakan jarak dekat, pengawasan, penindasan, dan provokasi.

Baca Juga: China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning

China menyatakan formasi yang dipimpin oleh kapal induk Liaoning telah beroperasi di beberapa wilayah, termasuk Laut China Selatan dan Pasifik Barat untuk beberapa putaran latihan ofensif dan defensif siang dan malam.

Latihan tersebut melibatkan kapal dan pesawat terbang dan menguji kemampuan operasional berbasis sistem di perairan jauh, kata Angkatan Laut China di akun WeChat-nya.

"Formasi Liaoning mempertahankan keadaan siaga tinggi sepanjang waktu, meluncurkan pesawat berbasis kapal induk untuk serangan tempur dan terus menanggapi tindakan berbahaya dari pihak Jepang," paparnya.

Staf Gabungan Jepang menyatakan bahwa klaim tersebut tidak berdasarkan fakta. Kementerian Pertahanan Jepang menegaskan militer hanya bertindak untuk melindungi kedaulatan negara.

“Kementerian Pertahanan dan Pasukan Bela Diri akan terus mempertahankan sikap tenang dan tegas, memprioritaskan keselamatan di atas segalanya, sambil secara profesional dan tekun melakukan pengawasan dan pemantauan di perairan dan wilayah udara di sekitar Jepang,” kata kementerian tersebut, seperti dikutip dari Japan Times, Jumat (26/6/2026).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Status Triliuner Elon...
Status Triliuner Elon Musk Hilang usai Saham SpaceX dan Tesla Anjlok
Rekomendasi
Kabar 60 Ribu Calon...
Kabar 60 Ribu Calon Mahasiswa PTN Tidak Daftar Ulang, Puan Desak Pemerintah Lakukan Evaluasi
Tria Ungkap Tekanan...
Tria Ungkap Tekanan Manggung Tanpa Personel The Changcuters di Wisuda Anak
Jangan Jadi Korban!...
Jangan Jadi Korban! Ini Strategi Melawan Hoaks Lowongan Kerja yang Wajib Diketahui
Berita Terkini
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Venezuela: 235 Orang Tewas, 1.500 Luka, Banyak Jasad Terkubur Reruntuhan
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved