China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal

Jum'at, 26 Juni 2026 - 08:05 WIB
loading...
China Bikin Replika...
China telah membuat replika kapal perang Amerika Serikat mirip kapal kelas Arleigh Burke untuk dijadikan target uji coba rudal. Foto/Vantor
A A A
BEIJING - Sebuah citra satelit terbaru menunjukkan replika 3D kapal perang Amerika Serikat (AS) di area gurun Xinjiang di barat laut China. Replika kapal perang itu dilaporkan akan dijadikan target uji coba rudal Beijing.

Mengutip laporan Newsweek, Jumat (26/6/2026), replika atau mockup tersebut mirip dengan kapal perusak rudal berpemandu kelas Arleigh Burke, andalan Angkatan Laut AS yang digunakan sebagai pengawal kapal induk, platform pertahanan udara, dan untuk serangan jarak jauh, seperti dalam perang Iran baru-baru ini.

Baca Juga: China Tuduh Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning

Destroyer Squadron 15, yang terdiri dari 10 kapal kelas Arleigh Burke, adalah kelompok tempur terbesar dari jenisnya dan ditempatkan di Jepang di bawah komando Armada ke-7 AS.

Unit-unitnya sering bertemu dengan pasukan Angkatan Laut China selama operasi di wilayah Pasifik, dan para analis militer mengatakan replika tersebut, yang kemungkinan akan digunakan untuk latihan tembak rudal China, adalah tanda lain bahwa Beijing menanggapi dengan serius kemungkinan "perang panas" dalam waktu dekat, terlepas dari keadaan hubungan politik saat ini dengan Washington.

China telah membangun beberapa replika kapal AS di Gurun Taklamakan dalam beberapa tahun terakhir di lokasi uji coba maritim yang diyakini digunakan untuk menguji rudal balistik anti-kapal, termasuk varian hipersonik baru yang diungkapkan pada parade militer baru-baru ini.

Replika yang diketahui termasuk setidaknya dua target berbentuk Arleigh Burke lainnya dan sepasang replika kapal induk AS, tetapi semuanya dalam bentuk 2D.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Gempa Guncang Venezuela,...
Gempa Guncang Venezuela, 18 Orang Diselamatkan dari Reruntuhan
Ngeri! Suhu Paris Lebih...
Ngeri! Suhu Paris Lebih Panas daripada Makkah
Rekomendasi
T1, Inikah Mobil Listrik...
T1, Inikah Mobil Listrik Pertama BAIC di Indonesia?
UATAS dan AFPI Ajak...
UATAS dan AFPI Ajak Mahasiswa Bijak Kelola Keuangan
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved