AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:10 WIB
loading...
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel hanya jadi sumber kerusakan, Iran serukan tatanan baru negara bagian. Foto/X
A A A
TEHERAN - Ketua Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf menyerukan negara-negara Timur Tengah dan Islam untuk membangun tatanan regional baru berdasarkan kemampuan, sumber daya, dan rakyat mereka sendiri, dengan menyatakan bahwa "akar dari semua kemalangan adalah rezim Zionis."

Berbicara di sela-sela sesi ke-20 Uni Parlemen Negara-Negara Islam (PUIC) di Baku pada hari Rabu, Qalibaf bertemu dengan Ketua Parlemen Turki Numan Kurtulmuş dan Ketua Parlemen Azerbaijan Sahiba Gafarova, mendesak persatuan yang lebih besar di antara negara-negara Muslim.

Selama pertemuan dengan Kurtulmuş, Qalibaf merujuk pada hasil perang 12 hari pada Juni 2025 dan Perang Ramadan 40 hari yang dimulai pada Februari antara AS dan Israel, menekankan pelajaran yang dipetik untuk semua negara di kawasan dan dunia Islam.

"Telah menjadi jelas bahwa akar dari semua kemalangan adalah rezim Zionis, dan kedua, kesombongan kosong dan kekuatan palsu Amerika runtuh selama perang ini. Oleh karena itu, negara-negara Timur Tengahdan dunia Islam harus membangun tatanan baru berdasarkan kemampuan, sumber daya, dan rakyat mereka sendiri," katanya, dilansir Press TV.



Qalibaf merinci skala agresi AS-Israel terhadap Iran, menggambarkan pemboman tersebut sebagai "tak terbayangkan" dan "bahkan lebih besar daripada beberapa perang besar di era modern."

Iran merespons "dengan keras dan tepat," katanya, memuji rakyat Iran atas keteguhan dan kehadiran mereka di alun-alun kota dan desa selama lebih dari 110 hari.

Pembicara Iran itu juga menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan Turki dalam mengutuk "agresi brutal" AS dan Israel, dan atas kerja samanya dalam menghadapi kelompok-kelompok bersenjata yang didukung oleh rezim Zionis dan Amerika.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Houthi Yaman Blokade...
Houthi Yaman Blokade Arab Saudi, Riyadh Marah
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih kepada Warga Yordania atas Bantuan dalam Menargetkan Pasukan AS
30 Drone MQ-9 Reaper...
30 Drone MQ-9 Reaper AS Ditembak Jatuh oleh Militer Iran, Ini 4 Kelemahannya
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
AS Mengganas, Hantam...
AS Mengganas, Hantam Iran Bertubi-tubi Bidik Bunker Senjata
Dituduh Trump Campuri...
Dituduh Trump Campuri Pilpres AS 2020, Ini Jawaban Keras China
Rekomendasi
Prabowo Tegaskan Tak...
Prabowo Tegaskan Tak Bakal Tebang Pilih Terhadap Penyelewengan
3 Fakta yang Telah Diungkap...
3 Fakta yang Telah Diungkap KPK Terkait OTT Bupati Lombok Barat
Wamenag: Pencegahan...
Wamenag: Pencegahan LGBT Akan Masuk Kurikulum Mulai Kelas 4 SD
Berita Terkini
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
Houthi Yaman Blokade...
Houthi Yaman Blokade Arab Saudi, Riyadh Marah
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih kepada Warga Yordania atas Bantuan dalam Menargetkan Pasukan AS
30 Drone MQ-9 Reaper...
30 Drone MQ-9 Reaper AS Ditembak Jatuh oleh Militer Iran, Ini 4 Kelemahannya
Houthi Resmi Kobarkan...
Houthi Resmi Kobarkan Perang Melawan Arab Saudi, Ini Alasan Utamanya
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved