Dunia Serukan Penghentian Segera Perang Afghanistan dan Pakistan

Sabtu, 28 Februari 2026 - 09:05 WIB
loading...
Dunia Serukan Penghentian...
Rekaman serangan udara yang dilakukan Pakistan di Afghanistan. Foto/ndtv
A A A
KABUL - Para pemimpin dunia telah menyerukan agar perang antara Afghanistan dan Pakistan segera dihentikan. Dewan Uni Eropa telah mengeluarkan pernyataan yang mendesak penghentian segera permusuhan antara Pakistan dan Afghanistan, yang diperingatkan “dapat memiliki implikasi serius bagi kawasan tersebut”.

Dewan Uni Eropa mendesak Kabul dan Islamabad pada Sabtu pagi (28/2/2026) untuk terlibat dalam dialog dan menghormati hukum internasional, termasuk dalam hal situasi kemanusiaan.

“Perlindungan warga sipil dan infrastruktur sipil harus dipastikan, dan semua tindakan pencegahan yang memungkinkan harus diambil untuk mencegah kerugian lebih lanjut bagi warga sipil,” ujar dia.

Dewan juga mengatakan, “Otoritas Taliban Afghanistan harus mengambil tindakan efektif terhadap semua kelompok teroris yang beroperasi di atau dari Afghanistan.”

Juru bicara PBB Stephane Dujarric mengatakan staf kemanusiaan PBB prihatin atas “insiden yang dilaporkan” yang terjadi “di pusat transit dan penerimaan di perbatasan Torkham di bagian timur Afghanistan”.

Juru bicara tersebut tidak memberikan detail lebih lanjut. “Kami terus menyerukan kepada semua pihak yang terlibat dalam konflik untuk mematuhi kewajiban mereka berdasarkan hukum humaniter internasional, khususnya, untuk memastikan warga sipil dilindungi setiap saat, serta infrastruktur sipil,” kata Dujarric kepada wartawan di New York pada hari Jumat.

Ratusan ribu pengungsi Afghanistan telah kembali ke Afghanistan dari Pakistan sejak tahun 2023, ketika otoritas Pakistan mulai menutup semua 53 desa pengungsi mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Trump Segera Gunakan...
Trump Segera Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar, Tiba di Lanud Andrews
Rekomendasi
3 Lanud Naik Jadi Tipe...
3 Lanud Naik Jadi Tipe B, Ini Daftar Kolonel TNI AU yang Dilantik sebagai Danlanud
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Kondisi Roy Suryo dan...
Kondisi Roy Suryo dan Dokter Tifa Belum Pulih, Refly Harun Ungkap Penyebabnya
Berita Terkini
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Sangat Keras Jika Tak Kendalikan Hizbullah!
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved