Update Gempa Kembar Venezuela: 235 Orang Tewas, 1.500 Luka, Banyak Jasad Terkubur Reruntuhan

Jum'at, 26 Juni 2026 - 10:12 WIB
loading...
Update Gempa Kembar...
Jumlah korban tewas dalam gempa kembar di Venezuela telah bertambah menjadi 235 orang dan lebih dari 1.500 lainnya terluka. Foto/Screenshot video CTV News
A A A
CARACAS - Jumlah korban tewas dalam dua gempa bumi dahsyat yang mengguncang Venezuela telah bertambah dari 188 orang menjadi 235 orang. Gempa kembar berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 ini juga menyebabkan lebih dari 1.500 orang lainnya terluka.

Gempa berurutan dalam satu menit itu terjadi Rabu malam. Pada hari Kamis, para warga yang putus asa bergegas untuk menemukan dan menyelamatkan orang-orang terkasih yang terjebak hidup-hidup di bawah reruntuhan bangunan.

Baca Juga: Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka

Banyak bangunan retak, runtuh, dan miring secara berbahaya setelah gempa kembar terjadi di wilayah utara Venezuela.

Gempa susulan yang kuat masih terasa pada hari Kamis, dan Menteri Kesehatan Carlos Alvarado melaporkan jumlah korban tewas telah meningkat dari 188 orang menjadi setidaknya 235 orang. Banyak warga menggambarkan musibah ini sebagai pertunjukan mengerikan dari kekuatan alam yang dahsyat, di mana bumi berguncang dan terdengar suara raungan.

Upaya penyelamatan berjalan lambat, di mana banyak jasad masih terlihat di bawah reruntuhan bangunan berjam-jam setelah gempa.

Di sebuah kota di negara bagian La Guaira yang paling parah terkena dampak, di utara Caracas, penduduk mendengarkan tanpa daya ketika seorang gadis kecil berteriak meminta bantuan selama berjam-jam.

"Kami membutuhkan orang-orang—personel militer—untuk datang dan membantu agar kami dapat mengeluarkannya," kata penduduk setempat, Dani Rizo (48), yang dilansir AFP, Jumat (26/6/2026). Tidak lama kemudian, gadis kecil itu meninggal.

Di tempat lain di La Guaira, tiga orang terdengar di reruntuhan bangunan. "Mereka masih hidup... Tidak ada lagi yang bisa kita lakukan," kata seorang warga, Antonio Bermudez. "Kami tidak punya alat apa pun. Kami tidak punya cara untuk membantu."

Seorang dokter di Rumah Sakit Domingo Luciani di kota itu, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan anak-anak tiba di ambulans sendirian setelah ditarik keluar dari reruntuhan.

"Beberapa anak menyebutkan nama mereka, sementara yang lain tiba dengan pita identifikasi di lengan mereka," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Gempa Magnitudo 6,8...
Gempa Magnitudo 6,8 Guncang Pulau Tahuna Sulut
Gempa Dahsyat Venezuela,...
Gempa Dahsyat Venezuela, Bandara Internasional Ditutup hingga Warga Berhamburan ke Jalan
Gempa M7,2 di Jepang:...
Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil
Rekomendasi
Pacu Kinerja, Pelindo...
Pacu Kinerja, Pelindo Sinergi Lokaseva Rombak Jajaran Direksi
Sjafrie-AHY Sinkronkan...
Sjafrie-AHY Sinkronkan Pengamanan Ruang Udara hingga Pengembangan Rute Penerbangan
Dorong Kualitas Keterwakilan...
Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan yang Inklusif
Berita Terkini
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved