Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:03 WIB
loading...
Netanyahu Terpaksa Terima...
Tentara-tentara Israel diserang Hizbullah di Lebanon. Foto/media militer hizbullah
A A A
TEL AVIV - Sumber keamanan dan politik regional mengatakan kepada jaringan berita Lebanon Al Mayadeen bahwa pernyataan-pernyataan yang terus-menerus dikeluarkan para pejabat Israel mencerminkan “kegagalan politik dan militer serta ketegangan internal yang besar.”

Tak hanya itu, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu tidak punya pilihan lain, selain menerima gencatan senjata yang ditetapkan berdasarkan nota kesepahaman Iran-Amerika Serikat.

“Suka atau tidak suka, Netanyahu terpaksa menerima gencatan senjata berdasarkan nota kesepahaman,” ungkap sumber tersebut.

Sumber tersebut menambahkan pengalaman sebelumnya menunjukkan retorika Netanyahu yang semakin keras mengindikasikan persiapan untuk fase politik baru daripada penolakan terhadap perjanjian tersebut.

“Pengalaman kami dengan isu Zionis sejak awal adalah ketika Netanyahu mengambil posisi yang berlebihan, itu berarti dia sedang mempersiapkan tahap selanjutnya,” ungkap sumber tersebut.

Menurut sumber tersebut, “Perlawanan memberlakukan gencatan senjata, dan akan melanjutkan pekerjaannya sampai penjajah diusir dari titik terakhir.”

Sumber tersebut lebih lanjut mengungkapkan, “Tahap awal jadwal penarikan pasukan Netanyahu telah disiapkan dan sedang dipelajari dan ditinjau” sebagai bagian dari pengaturan untuk mengimplementasikan klausul pertama nota kesepahaman.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Jaksa KPK Limpahkan...
Jaksa KPK Limpahkan Berkas Perkara Mantan Ketua PN Depok ke Pengadilan Bandung
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak...
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak Kapal Ikan Hilang di Perairan Busan Korsel
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved