Militan Boko Haram Bunuh Lima Sandera, Termasuk Relawan
Jum'at, 24 Juli 2020 - 01:23 WIB
"Saya mengutuk keras semua kekerasan yang menargetkan pekerja bantuan dan warga sipil yang mereka bantu. Saya juga terganggu dengan jumlah pos pemeriksaan kendaraan ilegal yang didirikan oleh kelompok-kelompok bersenjata non-negara di sepanjang rute pasokan utama," kata Kallon dalam pernyataan itu.
Komite Penyelamatan Internasional mengatakan sangat sedih dengan berita itu, dan salah satu stafnya termasuk di antara mereka yang terbunuh.
"Kami mengutuk tindakan biadab ini," kata agensi itu, menyerukan kepada para pembunuh untuk mengembalikan jenazah pekerja ke keluarganya.(Baca: Horor, 30 Tewas Terpanggang dalam Mobil Dibakar Milisi Nigeria )
Presiden Nigeria, Muhammadu Buhari, juga telah mengirimkan ucapan simpatinya kepada keluarga pekerja dan badan-badan tersebut, kata pembantu media-nya Garba Shehu dalam sebuah pernyataan.
Buhari mengatakan para pekerja dibunuh oleh anggota Boko Haram dan berjanji bahwa pemerintahannya sedang berupaya untuk "memusnahkan" para militan dari wilayah timur laut negara itu.
Komite Penyelamatan Internasional mengatakan sangat sedih dengan berita itu, dan salah satu stafnya termasuk di antara mereka yang terbunuh.
"Kami mengutuk tindakan biadab ini," kata agensi itu, menyerukan kepada para pembunuh untuk mengembalikan jenazah pekerja ke keluarganya.(Baca: Horor, 30 Tewas Terpanggang dalam Mobil Dibakar Milisi Nigeria )
Presiden Nigeria, Muhammadu Buhari, juga telah mengirimkan ucapan simpatinya kepada keluarga pekerja dan badan-badan tersebut, kata pembantu media-nya Garba Shehu dalam sebuah pernyataan.
Buhari mengatakan para pekerja dibunuh oleh anggota Boko Haram dan berjanji bahwa pemerintahannya sedang berupaya untuk "memusnahkan" para militan dari wilayah timur laut negara itu.
Lihat Juga :