Dunia Marah pada 'Festival Pemerkosaan' Ini: Sekelompok Pria Telanjangi Perempuan di Siang Bolong

Minggu, 03 Mei 2026 - 13:31 WIB
loading...
Dunia Marah pada Festival...
Festival Alue-Do yang digelar sebagai ritual kesuburan di Nigeria memicu kemarahan publik internasional, dianggap sebagai festival pemerkosaan. Foto/Medafrica Times
A A A
ABUJA - Sebuah festival baru-baru ini di Negara Bagian Delta, Nigeria, telah memicu kemarahan publik di seluruh dunia. Beberapa video dari kejadian itu beredar secara online, yang menunjukkan para perempuan dikejar di jalanan, dilucuti pakaiannya, dan diserang secara seksual oleh sekelompok pria di siang bolong.

Video-video tersebut, yang direkam selama festival kesuburan tahunan Alue-Do di Ozoro, Negara Bagian Delta, telah mendorong penyelidikan polisi dan mengakibatkan beberapa penangkapan. Pihak berwenang mengonfirmasi bahwa beberapa tersangka telah ditahan.

Baca Juga: Dokter Bedah Prancis Ini Akan Diadili karena Memerkosa 299 Pasien

Banyak orang di internet menggambarkan peristiwa tersebut sebagai "festival pemerkosaan", sebuah istilah yang menyoroti skala dan kebrutalan dari apa yang terekam dalam kamera.

Dalam klip yang beredar di media sosial, para perempuan terlihat berlari melalui jalanan yang ramai sementara sekelompok pria mengejar mereka. Beberapa saat kemudian, perempuan-perempuan itu dikelilingi, pakaian mereka disobek saat mereka diraba dan diserang, sementara para penonton merekam dan berteriak, dengan beberapa tampak bersorak.

Ini bukanlah insiden yang terisolasi.

Beberapa video menunjukkan serangan serupa yang terjadi di berbagai lokasi selama festival, melibatkan kelompok besar pria dan bahkan anak laki-laki muda. Banyak korban, yang diyakini sebagai mahasiswi dari universitas terdekat, dilaporkan telah dirawat di rumah sakit.

Skala kekerasan dan jumlah peserta dengan cepat mengubah insiden tersebut menjadi titik fokus nasional dan internasional, yang mendorong respons dari pihak berwenang.

Polisi di Negara Bagian Delta mengonfirmasi penangkapan beberapa tersangka terkait serangan tersebut, termasuk seorang pemimpin komunitas dan empat pemuda yang diidentifikasi dalam video viral. Investigasi masih berlangsung.

Juru bicara kepolisian negara bagian, Bright Edafe, mengatakan mereka yang terlibat akan menghadapi tuntutan, sementara Komisaris Polisi Delta, Aina Adesola, memerintahkan pemindahan segera para tersangka ke Departemen Investigasi Kriminal (CID) Negara Bagian Delta.

“Komisaris Polisi telah menginstruksikan agar para tersangka dipindahkan ke CID Negara Bagian tanpa penundaan. Komisaris berkomitmen untuk memastikan bahwa siapa pun yang terlibat akan ditangkap dan dibawa ke pengadilan,” kata Edafe.

Menggambarkan insiden tersebut sebagai serangan seksual dan penghinaan publik, Edafe mencatat bahwa tidak ada pengaduan pemerkosaan resmi yang diajukan pada saat itu dan mendesak para korban dan saksi untuk memberikan informasi apa pun.

Pada hari-hari berikutnya, jumlah tersangka yang ditangkap meningkat, dengan lebih dari selusin orang ditahan saat para penyelidik meneliti video dan keterangan saksi. Polisi mengatakan penangkapan tersebut merupakan hasil dari penyelidikan yang terarah, menambahkan bahwa lebih banyak tersangka masih dapat diidentifikasi seiring berlanjutnya penyelidikan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
Skandal Umur Politisi...
Skandal Umur Politisi Mungil Ini Hebohkan Nigeria, Berusia 30 atau 16 Tahun?
Inilah Aktivis Australia...
Inilah Aktivis Australia yang Mengalami Pelecehan Seks oleh Pasukan Israel saat Misi GSF
341 Predator Anak Ditangkap...
341 Predator Anak Ditangkap di California
Israel Gugat New York...
Israel Gugat New York Times karena Ungkap Tentara Zionis Perkosa Tahanan Palestina Secara Brutal
MUI Kecam Keras 27 Pelaku...
MUI Kecam Keras 27 Pelaku Rudapaksa Remaja di Madura: Hukuman Berat Harus Diberlakukan
Blokade Laut Memanas,...
Blokade Laut Memanas, Houthi Gempur 2 Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah
Menlu 8 Negara Kecam...
Menlu 8 Negara Kecam Menteri Israel dan Ribuan Pemukim Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Mama Firda Bagikan 5...
Mama Firda Bagikan 5 Tips Membuat Konten Review Makanan yang Disukai Netizen
23 Juta Orang Teken...
23 Juta Orang Teken Petisi Boikot Argentina di Piala Dunia, Presiden Milei Meradang
Berita Terkini
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved