Bukan ke Iran atau Venezuela, Apa yang Memicu AS Kirim Ratusan Tentara ke Negara Ini?

Selasa, 17 Februari 2026 - 16:14 WIB
loading...
Bukan ke Iran atau Venezuela,...
AS kirim ratusan tentara ke Nigeria. Foto/X/@CVN78_GRFord
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat mengirim 100 personel militer ke Nigeria utara untuk melatih dan memberi nasihat kepada pasukan lokal, karena ancaman mematikan meningkat dari kelompok bersenjata seperti Boko Haram dan faksi yang terkait dengan ISIL (ISIS).

Samaila Uba, juru bicara Markas Besar Pertahanan Nigeria, mengkonfirmasi kedatangan pasukan AS di wilayah timur laut Bauchi pada hari Senin.

Dia mengatakan mereka akan memberikan "dukungan teknis" dan "berbagi intelijen" untuk membantu menargetkan dan mengalahkan "organisasi teroris". AS juga mengirimkan "peralatan terkait" untuk mendukung misi tersebut.

Uba menekankan bahwa tentara AS tidak akan memainkan peran tempur langsung, tetapi akan berbagi keahlian teknis di bawah wewenang komando penuh pasukan Nigeria.

“Angkatan bersenjata Nigeria tetap sepenuhnya berkomitmen untuk melemahkan dan mengalahkan organisasi teroris yang mengancam kedaulatan negara, keamanan nasional, dan keselamatan warganya,” kata juru bicara militer dalam komentar yang dimuat oleh surat kabar Premium Times Nigeria.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Heboh, Menteri Perempuan...
Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa
Rekomendasi
DPR: Kasus Chromebook...
DPR: Kasus Chromebook Adalah The New White Collar Crime Terbaik Tanpa Kriminalisasi
Dewan Etik Partai Golkar...
Dewan Etik Partai Golkar Jatuhkan Sanksi kepada 3 Kader dari Sumsel
Teknik Elektro UMB Hadirkan...
Teknik Elektro UMB Hadirkan Teknologi Tepat Guna dan Akuaponik di Srengseng
Berita Terkini
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved