Inggris Diperintahkan Bayar Rp9,6 Triliun untuk Ganti Rugi Pembunuhan Era Kolonial

Sabtu, 07 Februari 2026 - 13:26 WIB
loading...
Inggris Diperintahkan...
Penjajah Inggris bertemu warga Nigeria di era kolonial. Foto/guardian nigeria
A A A
LONDON - Pengadilan Nigeria memerintahkan Inggris membayar 420 juta poundsterling (USD570 juta atau Rp9,6 triliun) sebagai kompensasi kepada keluarga para penambang batu bara yang dibunuh oleh otoritas kolonial di negara Afrika Barat tersebut lebih dari tujuh dekade lalu.

Polisi kolonial Inggris menembak mati 21 penambang batu bara Nigeria selama protes di Tambang Batu Bara Lembah Iva di Enugu pada 18 November 1949, setelah para pekerja mogok kerja karena kondisi kerja yang buruk, perbedaan upah berdasarkan ras, dan tunggakan upah yang belum dibayar.

Pada hari Kamis, Hakim Pengadilan Tinggi Enugu Anthony Onovo memutuskan pembunuhan tersebut merupakan pelanggaran hak hidup yang melanggar hukum dan memerintahkan pemerintah Inggris untuk membayar 20 juta poundsterling per korban “sebagai ganti rugi dan kompensasi yang efektif.”

“Para penambang batu bara yang tidak berdaya ini meminta perbaikan kondisi kerja, mereka tidak melakukan tindakan kekerasan apa pun terhadap pihak berwenang, namun tetap ditembak dan dibunuh,” kata hakim tersebut, menurut Kantor Berita Nigeria (NAN).

Pengadilan juga memerintahkan pembayaran bunga pasca putusan sebesar 10% per tahun hingga kompensasi dibayar penuh.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Skandal Umur Politisi...
Skandal Umur Politisi Mungil Ini Hebohkan Nigeria, Berusia 30 atau 16 Tahun?
Ngeri, Pilot Pesawat...
Ngeri, Pilot Pesawat Pembawa 220 Penumpang Mendadak Serangan Jantung di Ketinggian 30.000 Kaki
Jet Militer Pembawa...
Jet Militer Pembawa Menhan Inggris Diduga Dikerjai Rusia, Tiba-tiba Gangguan Sinyal
Italia, Inggris, Prancis,...
Italia, Inggris, Prancis, dan Jerman Peringatkan Situasi di Tepi Barat Memburuk
Nyaris Tabrakan, Jet...
Nyaris Tabrakan, Jet Tempur Rusia Cegat Pesawat Mata-mata Inggris dalam Jarak 6 Meter
Krisis Politik Guncang...
Krisis Politik Guncang Inggris, PM Keir Starmer Dilaporkan Bakal Mundur
Kasus Pembunuhan Balita...
Kasus Pembunuhan Balita di Bekasi, Polisi Tetapkan Paman Jadi Tersangka
Prabowo dan Menlu Turkiye...
Prabowo dan Menlu Turkiye Bertemu di Hambalang, Bahas Isu Palestina hingga Timur Tengah
Iran Serang Bandara...
Iran Serang Bandara Internasional Kuwait Sebabkan Korban, Penerbangan Dihentikan
Rekomendasi
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Microsoft Klaim Chip...
Microsoft Klaim Chip Kuantum Baru 1.000 Kali Lebih Stabil
Local Pride, Ini 8 Tim...
Local Pride, Ini 8 Tim Piala Dunia 2026 yang Pakai Skuad Full Kelahiran Negaranya Sendiri
Berita Terkini
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Infografis
Untuk Membangun Kembali...
Untuk Membangun Kembali Kota Gaza, Palestina Butuh Rp868 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved