PM Noda nilai China salah paham dalam sengketa pulau

Jum'at, 28 September 2012 - 09:47 WIB
PM Noda nilai China...
PM Noda nilai China salah paham dalam sengketa pulau
A A A
Sindonews.com - Jepang menegaskan tidak mau berkompromi dengan China atas kepemilikan pulau yang disengketakan kedua negara di Laut China Timur.

Penegasan ini disampaikan Perdana Menteri Jepang Yoshihiko Noda dalam pidatonya di Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di markas PBB di New York, Rabu (26/9) waktu setempat atau kemarin WIB.

Dalam pidatonya, Noda juga menyatakan bahwa China salah paham mengenai isu sengketa kepulauan itu dan meminta agar Beijing mengakhiri ancaman terhadap warga dan kepentingan bisnis Jepang oleh para demonstran.

”Sejauh ini kepulauan Senkaku menjadi perhatian kami. Kepulauan itu telah menjadi bagian tak terpisahkan dari teritorial kita berdasarkan sejarah dan hukum internasional,” tegas Noda mengacu kepada kepulauan yang dikenal oleh China sebagai Diaoyu dan Senkaku oleh Jepang, seperti dikutip AFP.

“Sudah sangat jelas dan tidak ada lagi isu teritorial seperti itu. Itu tidak dapat dikompromi yang dapat berarti kemunduran dari posisi dasar ini.Saya telah membuat ini menjadi lebih jelas.” Noda memaparkan isu sengketa itu seyogianya tidak diselesaikan dengan kekuatan militer.

Dia menuturkan,Tokyo bakal menangani ketegangan itu dengan hati-hati demi menjaga hubungan dengan tetangganya. “Kami akan menjamin bahwa kasus ini tidak bakal berdampak terhadap hubungan bilateral,” kata Noda. “Kami juga akan menjaga isu ini agar tetap tenang dan menjamin komunikasi berlangsung baik di antara kami.”

Dalam pidato itu, Noda mengaku frustrasi karena kebijakan Tokyo membeli kepulauan sengketa itu belum diterima Beijing. ”Itu bukan akuisisi yang baru. Pulau itu sebelumnya dimiliki warga Jepang,” tegas Noda. Noda juga meminta agar China menghentikan aksi kekerasan terhadap warga Jepang.

“Saya harus jelas mengatakan kepada China bahwa tidak boleh ada kekerasan dan meminta Beijing untuk melindungi bisnis dan warga Jepang,” tegasnya. Pidato Noda itu ternyata memicu kemarahan China.Beijing kemarin mengkritik PM Jepang yang tidak akan berkompromi dengan Negeri Tirai Bambu. “China sepenuhnya tidak puas dan menentang sikap keras kepala pemimpin Jepang atas pandangan tidak tepatnya dalam hal Kepulauan Diaoyu,” ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Qin Gang.
(aww)
Berita Terkait
Jepang Akan Kerahkan...
Jepang Akan Kerahkan Kapal Terbesar Jaga Pulau Senkaku dari Patroli China
Kapal Angkatan Laut...
Kapal Angkatan Laut China Berlayar di Perairan Jepang
Cegah Invasi China ke...
Cegah Invasi China ke Kepulauan Sengketa, Jepang Gelar Latihan Militer
Pertama Kali, Jet Tempur...
Pertama Kali, Jet Tempur Jepang Cegat Drone Pengintai China
Taiwan dan Jepang Kerja...
Taiwan dan Jepang Kerja Sama Lacak Kapal Perang China
Jepang Desak China Tarik...
Jepang Desak China Tarik Kapal Perang dari Perairan Kepulauan Senkaku
Berita Terkini
Israel Marah atas Runtuhnya...
Israel Marah atas Runtuhnya Dukungan AS, Padahal Sudah Bayar Buzzer Rp26,8 Miliar Per Bulan
10 menit yang lalu
Balas AS, Iran Ancam...
Balas AS, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
2 jam yang lalu
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
3 jam yang lalu
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
3 jam yang lalu
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
4 jam yang lalu
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
5 jam yang lalu
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved