Balas AS, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional

Jum'at, 17 Juli 2026 - 11:34 WIB
loading...
Balas AS, Iran Ancam...
Juru bicara Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya Iran, Kolonel Ebrahim Zolfaqari, menyatakan Iran akan serang habis-habisan infrastruktur di kawasan regional sebagai balasan atas serangan AS. Foto/Mehr News Agency
A A A
TEHERAN - Iran pada hari Kamis mengancam akan menyerang habis-habisan infrastruktur di kawasan regional jika Amerika Serikat (AS) menyerang infrastruktur republik Islam. Beberapa jam setelah ancaman itu muncul, militer Amerika benar-benar melakukannya, yakni menyerang bandara, stasiun kereta api dan beberapa jembatan di Iran pada Jumat (17/7/2026) dini hari WIB.

Komando Pusat AS atau CENTCOM mengonfirmasi serangan terbaru terhadap wilayah Iran, yang menurutnya menjadi gelombang serangan enam malam berturut-turut. CENTCOM mengeklaim menargetkan situs-situs militer.

Baca Juga: AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Timur Tengah Tanggung Akibatnya!

Namun, laporan media-media Iran yang menyertakan bukti foto dan video mengungkap bahwa berbagai infratruktur telah diserang AS. “Tiga ledakan terdengar di sekitar bandara dan setidaknya satu proyektil Amerika menghantam bandara Iranshahr," tulis IRIB di channel Telegram.

“Beberapa menit lalu, Stasiun Persimpangan Kereta Api Bandar Abbas menjadi sasaran Amerika. Menurut laporan ini, dua warga Iran terluka dalam serangan itu,” imbuh media Iran lainnya, Mehr News.

Kantor berita IRNA melaporkan serangan udara AS menghantam dua jembatan Provinsi Hormozgan, menyebabkan dua orang tewas dan empat lainnya luka-luka.

Juru bicara Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya Iran, Kolonel Ebrahim Zolfaqari, mengatakan Teheran tidak akan mentoleransi campur tangan AS di Selat Hormuz, menyebutnya sebagai garis merah yang tak dapat dilanggar.

"Jika ancaman baru-baru ini oleh presiden Amerika Serikat untuk menargetkan infrastruktur Republik Islam dilaksanakan," kata Zolfaqari menjelang gelombang serangan terbaru AS. "Seluruh infrastruktur di seluruh wilayah yang selama ini tetap utuh semata-mata karena pengekangan Iran akan hancur di bawah serangan angkatan bersenjata Iran."

Dia menambahkan bahwa respons Iran tidak akan proporsional tetapi unggul. Dia memperingatkan, "Pembalasan apa pun akan lebih parah, lebih luas, dan lebih menghancurkan daripada sebelumnya."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
AS Lanjutkan Bombardir...
AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Bos IEA Wanti-wanti Ekonomi Global dalam Bahaya
Maskapai Eropa Diminta...
Maskapai Eropa Diminta Tak Melintasi Langit Teluk, Ancaman Rudal dan Drone Mengintai
Perang di Mana-Mana,...
Perang di Mana-Mana, Israel Kekurangan Tentara dan Tank Parah
Rekomendasi
Sejarah Rashdul Kiblat:...
Sejarah Rashdul Kiblat: Metode Penentuan Arah Kiblat Warisan Abu Rahyan Al-Biruni
Purbaya Tarik Dana SAL,...
Purbaya Tarik Dana SAL, BTN Siap Kembalikan Rp38 Triliun
Antisipasi Risiko Sosial...
Antisipasi Risiko Sosial Tambang, Perusahaan Didorong Terapkan Standar Keberlanjutan Global
Berita Terkini
Balas AS, Iran Ancam...
Balas AS, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved