Jepang Akan Kerahkan Kapal Terbesar Jaga Pulau Senkaku dari Patroli China

Jum'at, 20 Agustus 2021 - 05:35 WIB
loading...
Jepang Akan Kerahkan...
Jepang akan mengerahkan kapal terbesar untuk menjaga Pulau Senkaku dari patroli China. Foto/SCMP
A A A
TOKYO - Jepang akan mengerahkan salah satu kapal penjaga pantai terbesarnya untuk operasi keamanan maritim di sekitar Kepulauan Senkaku yang disengketakan saat kapal pemerintah China memecahkan rekor patroli di daerah tersebut.

Menurut sebuah laporan surat kabar Jepang Yomiuri Shimbun, kapal patroli Asazuki - yang memiliki berat 6.500 ton - akan bergabung dengan penjaga pantai cabang Ishigaki Jepang, yang memiliki yurisdiksi atas pulau-pulau tak berpenghuni di Laut China Timur .

Beijing mengklaim rantai pulau melalui klaimnya atas Taiwan; itu menyebut mereka sebagai Kepulauan Diaoyu.

Asazuki, yang merupakan salah satu kapal terbesar dan terbaru dalam armada penjaga pantai Jepang, sedang menjalani uji coba laut dan dapat mengawasi operasi Senkaku pada awal November, kata laporan Yomiuri Shimbun.

Menurut surat kabar itu, Jepang telah menurunkan lima kapal patroli seberat 6.500 ton untuk penjaga pantainya. Mereka semua adalah kapal kelas pembawa helikopter.

Baca juga: Lawan Militer China, Jepang Bakal Kerahkan Rudal di Dekat Taiwan

Penjaga pantai China membuat rekor baru untuk intrusi ke laut teritorial dan zona tambahan di sekitar Kepulauan Senkaku tahun lalu, tetapi angka Jepang untuk 2021 sejauh ini telah membuat angka yang lebih mengkhawatirkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Khawatir Asia Timur...
Khawatir Asia Timur Jadi Medan Perang, Menhan Jepang: Senjata Nuklir Tak Bisa Dihindari
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Merasakan Liburan yang...
Merasakan Liburan yang Berkesan dengan Menjelajahi Beijing dan Shanghai
Kebakaran Hanguskan...
Kebakaran Hanguskan Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat, Pemukim Yahudi Dievakuasi
Lagu Kebangsaan Spanyol...
Lagu Kebangsaan Spanyol Tak Punya Lirik, Bagaimana Cara Nyanyinya?
Rekomendasi
Prabowo: 110 Masalah...
Prabowo: 110 Masalah Tuntas dalam 18 Bulan, Bukan Prestasi Kecil
Delapan Fraksi Setujui...
Delapan Fraksi Setujui RUU PFII, Indonesia Didorong Jadi Pusat Keuangan Global
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps 18 : Penyelidikan Wahyu Menemui Jalan Buntu
Berita Terkini
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
Menlu Araghchi: Pengkhianatan...
Menlu Araghchi: Pengkhianatan di Balik Pembunuhan Khamenei Berdampak pada Pengambilan Keputusan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
AS Akan Rebut Pulau...
AS Akan Rebut Pulau Kharg, Iran: Kita Akan Menyambut
Infografis
Tegang, Jet Tempur China...
Tegang, Jet Tempur China Kejar Pesawat AS Dekat Kapal Induk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved