Khatib, Muslimah Pertama yang Jadi Anggota Parlemen Israel

Selasa, 10 Maret 2020 - 15:35 WIB
Khatib, Muslimah Pertama...
Khatib, Muslimah Pertama yang Jadi Anggota Parlemen Israel
A A A
TEL AVIV - Iman Yassin Khatib, 55, menjadi perempuan muslim (muslimah) berjilbab pertama yang terpilih menjadi anggota Parlemen atau Knesset dalam pemilu Israel, 2 Maret lalu. Dia tetap percaya diri dengan jilbabnya, meski diakuinya busana tersebut terkadang membangkitkan sentimen anti-Islam di Israel.

Khatib melenggang ke Parlemen setelah partai-partai Arab meraih suara besar dalam pemilu. Dia jadi bagian dari koalisi Joint List yang meraih 15 kursi. Khatib akan menjadi bagian dari 120 anggota Knesset.

Koalisi Joint List mendulang suara dari 21 persen minoritas Arab Israel, yang merupakan warga Palestina berdasarkan keturunan tetapi tercatat sebagai warga negara Israel.

Khatib yang merupakan Ibu empat anak ini menjabat sebagai manajer sebuah pusat komunitas di desa Yafat an-Nasreh di Galilea, pinggiran Nazareth, kota tempat Yesus dibesarkan. Dari komunitas itulah dia kemudian terjun ke politik nasional.

“Tidak mungkin (jilbab) tidak akan menarik perhatian orang. Tetapi yang lebih penting adalah apa yang ada di dalam; kemampuan dan potensi untuk memajukan komunitas kami," kata Khatib ketika dia menerima ucapan selamat dan berpose untuk selfie di sebuah jalan di Nazareth.

Khatib mengatakan dia merasa jilbabnya terkadang membangkitkan sentimen anti-Islam di Israel, yang sembilan juta penduduknya sebagian besar adalah orang Yahudi.

"Setiap tantangan yang saya hadapi dalam hidup saya menjadi lebih sulit karena saya mengenakan jilbab," katanya. Tapi dia mendesak orang untuk "melihat di balik tabir".

Minoritas Arab Israel sebagian besar adalah keturunan Palestina yang tinggal di bawah pemerintahan Ottoman dan kemudian kolonial Inggris sebelum tinggal di Israel setelah negara itu didirikan pada 1948.

Kelompok minoritas itu didominasi Muslim, tetapi juga ada juga yang dari komunitas Kristen dan Druze. (Baca: Mengenal Sabrina Saadi, Polwan Muslim Berjilbab Pertama Israel )

Banyak orang Arab di Israel mengeluhkan diskriminasi di berbagai bidang seperti kesehatan, pendidikan dan perumahan. Para pemimpin mereka menuduh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menghasut mereka selama pemilu baru-baru ini.

Partai Likud, partainya Netanyahu, telah menentang rencana investasi 15 miliar shekel (USD4,34 miliar) untuk sektor Arab. Itu sedianya menjadi investasi terbesar yang pernah dilakukan oleh pemerintah Israel.

Tingkat partisipasi pemilih Arab melonjak menjadi 64,7 persen dalam pemilu kemarin, angka tertinggi dalam 20 tahun. Suara mereka memberi koalisi Joint List dua kursi lebih banyak di Knesset daripada dalam pemilu September 2019 lalu.

Joint List menjadi koalisi partai terbesar ketiga di Knesset setelah Partai Likud dan Partai Blue and White (Partai Biru dan Putih). Tetapi pengaruh koalisi Joint List kemungkinan akan terbatas karena tidak ada partai Arab yang pernah bergabung dengan pemerintah Israel.

Analis mengutip kemarahan terhadap Netanyahu dan sekutunya; Presiden Amerika Serikat Donald Trump ,sebagai salah satu alasan melonjaknya pemilih Arab dalam pemilu kemarin, pemilu yang ketiga dalam setahun.

"Ada kesadaran yang tumbuh di kalangan perempuan Arab bahwa kita bisa menjadi peserta aktif di masa depan kita," kata Khatib.

“Pesan saya kepada remaja putri; ada kemungkinan. Ada jalan. Jangan batasi harapan dan impian Anda," paparnya, seperti dikutip Reuters, Selasa (10/3/2020).
(mas)
Berita Terkait
Mantan Imam Yahudi Israel:...
Mantan Imam Yahudi Israel: Netanyahu Itu Ateis
Koran Kanada Terbitkan...
Koran Kanada Terbitkan Kartun Vampir Netanyahu, Kubu Yahudi Marah
Mansour Abbas, Kingmaker...
Mansour Abbas, Kingmaker dan Tokoh Islam di Balik Penggulingan Netanyahu
PM Israel Benjamin Netanyahu...
PM Israel Benjamin Netanyahu Kerap Disamakan dengan Hitler, Ini Perbandingannya
Netanyahu Cekcok Panas...
Netanyahu Cekcok Panas dengan Ben-Gvir saat Rapat Kabinet Israel
Profil Yair Netanyahu,...
Profil Yair Netanyahu, Anak Benjamin Netanyahu yang Kecam Tentara Israel dan Tolak Ikut Perang di Gaza
Berita Terkini
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
34 menit yang lalu
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
1 jam yang lalu
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
1 jam yang lalu
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
2 jam yang lalu
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
3 jam yang lalu
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
3 jam yang lalu
Infografis
Profil Rudi Margono...
Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved