Mantan Imam Yahudi Israel: Netanyahu Itu Ateis

Minggu, 17 Agustus 2025 - 13:23 WIB
loading...
Mantan Imam Yahudi Israel:...
Mantan kepala rabi Sephardi, Yitzhak Yosef, sebut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebagai seorang ateis. Foto/Chaim Goldberg/Flash90
A A A
TEL AVIV - Mantan kepala rabi (imam Yahudi) Sephardi, Yitzhak Yosef, pada Sabtu malam menyebut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebagai seorang ateis. Dia menuduhnya dan pemimpin partai Shas, Arye Deri, menghambat rancangan undang-undang (RUU) Haredi.

Yosef juga menuduh militer Zionis Israel atau IDF menargetkan orang-orang Yahudi Sephardi untuk ditangkap.

Berbicara setelah demonstrasi selama seminggu di luar penjara militer yang menampung tahanan Haredi, Yosef mengatakan bahwa pemerintah koalisi seharusnya mengesahkan RUU tersebut sebelum menyetujui anggaran pertamanya, sesuai dengan perjanjian koalisi.

Baca Juga: Eks Bos Intelijen Militer Israel: 50.000 Korban Tewas di Gaza Memang Diperlukan

"Seharusnya sebelum membentuk pemerintahan, sebagaimana tercantum dalam perjanjian koalisi, rancangan undang-undang tersebut disahkan sebelum anggaran pertama," ujarnya.

Yosef mengkritik tajam anggota Parlemen kubu Haredi dan Netanyahu, dengan merujuk pada mendiang Rabi Shalom Cohen, yang menjabat sebagai presiden Dewan Taurat Shas.

"Jangan dengarkan Bibi [Benjamin Netanyahu] setelah anggaran. Mengapa mereka mendengarkannya? Jika Hacham Shalom masih hidup, dia akan berteriak kepada utusan para rabi. Mengapa kalian berlama-lama? Mengapa kalian mendengarkan Bibi? Apakah kalian percaya padanya? Dia seorang ateis," kata Yosef, yang dilansir Jerusalem Post, Minggu (17/8/2025).

Rishon LeZion (sebutan kehormatan untuk kepala rabi Sephardi) tersebut melanjutkan, “Anda mengandalkan orang seperti itu? Untuk apa Anda mengandalkannya, untuk meloloskan rancangan undang-undang? Jadi lebih banyak penundaan, dan kita akan mendapat masalah.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Israel Tembak Jatuh...
Israel Tembak Jatuh Rudal Iran, Ancam Beri Respons dengan Kekuatan Penuh
Piala Dunia 2026: Netanyahu...
Piala Dunia 2026: Netanyahu Dukung Argentina karena Pro-Israel, tapi Justru Dikalahkan Spanyol
Wali Kota New York Ngotot...
Wali Kota New York Ngotot Ingin Tangkap PM Israel Netanyahu: 'Dia Penjahat Perang'
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Houthi Akan Tutup Selat...
Houthi Akan Tutup Selat Bab el-Mandeb Jika AS Serang Fasilitas Energi Iran
Houthi Bakal Blokade...
Houthi Bakal Blokade Pelabuhan Saudi, Apa Dampaknya bagi Pasokan Energi Global?
Rekomendasi
Presiden Prabowo Pimpin...
Presiden Prabowo Pimpin Upacara Pelantikan Perwira TNI-Polri di Istana Pagi Ini
Viral! Tantri Kotak...
Viral! Tantri Kotak Nyaris Dipeluk Penonton Pria di Atas Panggung
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
Berita Terkini
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
Kerusuhan Pecah di Italia...
Kerusuhan Pecah di Italia setelah Pria Maroko Dibunuh Polisi secara Brutal
Trump: Pasukan AS Segera...
Trump: Pasukan AS Segera Serang Lokasi Gunung Pickaxe Iran dengan Sangat Hebat
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved