Presiden Tegaskan Semua WNI di Malaysia Harus Punya Paspor

Kamis, 23 November 2017 - 23:16 WIB
Presiden Tegaskan Semua...
Presiden Tegaskan Semua WNI di Malaysia Harus Punya Paspor
A A A
KUCHING - Presiden Joko Widodo bertemu dengan masyarakat Indonesia di Sarawak. Pertemuan yang digelar di Stadium Perpaduan, Kuching Sarawak, Malaysia itu dilakukan selepas menghadiri konsultasi tahunan ke-12 Indonesia-Malaysia pada Rabu (23/11/2017).

Dalam pertemuan yang tidak kurang dihadiri 7.000 orang itu, Presiden Jokowi mengingatkan agar semua warga negara Indonesia harus memiliki Paspor.

“Semuanya harus pegang paspor, yang belum pegang paspor segera urus di Konjen,” tutur Presiden dalam rilis yang diterima Sindonews.

Presiden Jokowi pun berjanji dalam proses pengurusan paspor tidak ada pungutan lain selain harga resmi dan pelayanan yang cepat di KBRI maupun di konsulat jenderal. Bahkan dirinya telah memerintahkan Duta Besar Indonesia untuk Malaysia dan juga Konsul Jenderal RI Kucing, Johar Gultom untuk memberikan kemudahan dalam proses pengurusan paspor.

“Semua yang berurusan dengan paspor dipercepat, tidak ada pungutan lain selain harga yang resmi,” kata Presiden.

Presiden pun menegaskan jangan sampai ada warga negara Indonesia yang tidak memiliki paspor karena dalam proses pengurusan paspor dipersulit.

“Saya tidak mau rakyat kita tidak pegang paspor gara-gara ada yang mainin masalah paspor,” ucap Presiden.

Selain paspor, Presiden juga mengingatkan agar anak-anak Indonesia yang lahir memilliki akte kelahiran.

“Anak-anak yang lahir semuanya diurus akta kelahirannya di konjen, agar nanti kalo sudah dewasa ada pegangan hukumnya,” ujar Presiden.

Untuk yang belum memiliki akte kelahiran, Presiden minta agar diurus di konsulat jenderal.

“Jangan sampai anak-anak kita tidak memiliki akte kelahiran, karena anak-anak kita semuanya harus sekolah,” ujar Presiden.

Presiden juga mengingatkan agar anak-anak yang berada di Sarawak untuk bersekolah. Dalam konsultasi tahunan ke-12 yang baru saja diikutinya, Presiden telah meminta ke PM Najib untuk membangun sekolah.

Tahun ini telah dibangun 19 Community Learning Center (CLC) tempat sekolah.

“Target sampai Juli 2018 adalah 50 CLC sekolah. Jangan sampai ada anak-anak kita yang tidak sekolah. Masa depan Indonesia ada di anak-anak kita,” ujarnya.

Turut hadir mendampingi Presiden, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki dan Duta Besar Indonesia untuk Malaysia Rusdi Kirana.
(ian)
Berita Terkait
Kemlu Benarkan Adanya...
Kemlu Benarkan Adanya WNI yang Tewas Terdampar di Pantai Malaysia
Lagi, Ditemukan Kampung...
Lagi, Ditemukan Kampung WNI Ilegal di Hutan Malaysia Seukuran 2 Lapangan Bola
130 WNI Ditangkap di...
130 WNI Ditangkap di Malaysia, Ini Respons Kemlu Indonesia
Malaysia Larang Masuk...
Malaysia Larang Masuk WNI Pemegang Visa Jangka Panjang
RI Desak Malaysia Segera...
RI Desak Malaysia Segera Rampungkan Perjanjian Perlindungan untuk TKI
WNI Pemegang Visa Jangka...
WNI Pemegang Visa Jangka Panjang Dilarang Masuk, Kemlu Panggil Dubes Malaysia
Berita Terkini
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
11 menit yang lalu
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
1 jam yang lalu
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
2 jam yang lalu
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
3 jam yang lalu
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
3 jam yang lalu
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
4 jam yang lalu
Infografis
Daftar 5 Presiden Terkaya...
Daftar 5 Presiden Terkaya di Dunia, Nomor 1 Vladimir Putin
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved