Mengenal Xinjiang, Provinsi di China dengan Populasi Muslim Terbanyak

Kamis, 01 Desember 2022 - 16:04 WIB
loading...
Mengenal Xinjiang, Provinsi...
Orang-orang berbaur di kota tua Kashgar, Daerah Otonomi Uighur Xinjiang, China, 22 Maret 2017. Foto/REUTERS/Thomas Peter
A A A
XINJIANG - Salah satu negara kuat di dunia adalah China. Negeri Panda itu memiliki 31 provinsi, daerah otonom, dan kota besar yang berada di bawah administrasi langsung pemerintah pusat.

Dari banyaknya provinsi tersebut, Xinjiang adalah provinsi yang menarik lantaran mempunyai populasi Muslim terbanyak di China.

Diketahui, Islam menjadi agama minoritas di China. Data yang dihimpun tim Litbang MPI dari CFR (Council of Foreign Relations), agnostik adalah kepercayaan yang paling banyak dianut dengan persentase 31,8% dari populasi China.

Di posisi selanjutnya, ada agama tradisional China (30,8%), Buddha (16,6%), Kristen (7,4%), dan Islam dengan jumlah penganut 1,8%.

Baca juga: Mantan Presiden Rusia Ejek UE Habis-habisan karena Hapus Data Korban Ukraina

Xinjiang sendiri merupakan rumah bagi 26 juta orang dengan sekitar 58% warganya merupakan penganut Islam.

Etnis terbesar yang menempati Xinjiang adalah Uighur, ditambah Kazakh, Hui, Kyrgyz, dan etnis muslim lainnya. Untuk etnis Uighur sendiri, jumlahnya mencapai 12 juta orang.

Baca juga: Macron Kritik UU Pengurangan Inflasi Biden: Itu Akan Memecah Barat

Dahulu, masyarakat China biasa menyebut Xinjiang dengan Xiyu, yang berarti wilayah Barat. Namun seiring dengan berjalannya waktu, wilayah ini dikenal dengan sebutan Xinjiang atau Perbatasan Baru.

Hal ini terjadi usai Xiyu dianeksasi oleh Dinasti Manchu pada abad ke-18. Provinsi ini berada di wilayah pegunungan yang relatif sepi dan terjal.

Sebagian besar penduduknya bekerja sebagai penggembala dan petani.

Di bidang kebudayaan, UNESCO mencatatkan muqam Uighur sebagai warisan budaya tak benda sejak tahun 2006.

Muqam sendiri merupakan kesenian yang berisi berbagai unsur, seperti tarian, lagu, dan musik rakyat yang memiliki beragam irama.

Sebagian besar lirik lagunya dibuat oleh seniman klasik Uighur. Lagu yang dibawakan berisi kehidupan masyarakat Uighur masa kini.

Mengutip jurnal yang dipublikasikan dalam 3rd International Conference on Art Studies tahun 2019 dengan judul “Study on China’s Uyghur Twelve in the Past 40 Years of Reform and Opening up” karya Nurbiye Imin, Rehemitulla Tudaji, dan Osman Juma, muqam layak disebut sebagai harta karun kebudayaan China, yang sudah ada sejak puluhan tahun.

Muqam dipengaruhi oleh 19 negara dan daerah di garis perbatasan Asia, Afrika, dan Eropa. Masing-masing negara memiliki nama tersendiri untuk muqam.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa setidaknya ada 19 muqam di dunia ini, yang berasal dari berbagai negara berbeda.

Jika berkunjung ke Xinjiang, wajib mengunjungi beberapa objek wisata yang cukup terkenal dan memanjakan mata di wilayah tersebut.

Contohnya adalah The Pearl of Tianshan Mountain, Gurun Gobi, dan Danau Sayram. Sebaiknya, wisatawan mengunjungi Xinjiang pada bulan Maret sampai Mei, di musim semi.

Sebab, bunga-bunga indah banyak bermekaran di provinsi itu ketika masuk musim semi. Salah satu bunga yang banyak terlihat di Xinjiang adalah lavender.

Selain pada musim semi, waktu cocok lainnya untuk bepergian ke Xinjiang adalah di bulan Agustus sampai Oktober. Pada waktu-waktu tersebut, wilayah Xinjiang tengah memasuki musim gugur.

Tentu saja, pemandangan di pegunungan, danau, bahkan hutan akan tersaji dengan sangat indah, khas pemandangan musim gugur.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Gempa Guncang Venezuela,...
Gempa Guncang Venezuela, 18 Orang Diselamatkan dari Reruntuhan
Heboh, Menteri Perempuan...
Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa
Rekomendasi
Licin! Markas Judi Online...
Licin! Markas Judi Online di Hayam Wuruk Kelola 145 Website untuk Hindari Pemblokiran
HYROX Jakarta 2026 Siap...
HYROX Jakarta 2026 Siap Digelar, Peserta Jalani Persiapan Menuju Kompetisi
Sejarah! Mesir Lolos...
Sejarah! Mesir Lolos ke Babak 32 Besar, Iran Masih Tunggu Nasib
Berita Terkini
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved