Eks Letnan Kolonel AS: Ukraina Harus Terima Kenyataan Kalah Perang Melawan Rusia

Senin, 25 November 2024 - 12:48 WIB
loading...
Eks Letnan Kolonel AS:...
Pensiunan letnan kolonel AS, Daniel Davis, menyerukan Ukraina untuk terima kenyataan telah kalah perang melawan Rusia dan mengadakan negosiasi. Foto/Layanan Darurat Negara Ukraina
A A A
KYIV - Seorang letnan kolonel Amerika Serikat (AS) yang telah pensiun mengatakan Ukraina harus menerima kenyataan bahwa mereka tidak dapat memenangkan perang melawan Rusia.

Daniel Davis, veteran militer yang kini jadi peneliti senior di Defense Priorities, berpendapat bahwa satu-satunya cara untuk mengakhiri konflik adalah dengan mengadakan negosiasi.

Davis mengatakan kepada Fox News bahwa perang di Eropa Timur telah "kalah secara militer" dan bahwa strategi dukungan terbuka selama diperlukan untuk mencoba membantu Ukraina menang tidak akan berhasil.

Baca Juga: Eks Panglima Militer Ukraina Sebut Eropa Tak Siap Perang Melawan Rusia, Ini Alasannya

Davis, seorang pendukung Presiden terpilih AS Donald Trump, tampil di programFox Report bersama Jon Scott untuk membahas janji Trump untuk mengakhiri perang hampir tiga tahun dalam satu hari setelah dia menjabat.

Trump telah memberikan indikasi besar bagaimana dia bermaksud melakukannya, dengan para kritikus menyarankan bahwa hal itu harus melibatkan negosiasi dengan Ukraina untuk menyerahkan tanahnya ke Rusia.

Ketika Scott bertanya kepada Davis apakah negosiasi perdamaian pada akhirnya akan berakhir dengan Ukraina kehilangan sebagian besar wilayahnya yang sangat berharga, Davis menjawab: "Orang-orang mengatakan itu dalam pemerintahan saat ini, seolah-olah sebenarnya ada pilihan yang harus dibuat."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Serangan Drone Iran...
Serangan Drone Iran Hantam Bandara Internasional Kuwait, Penerbangan Ditangguhkan
Istana Kepresidenan...
Istana Kepresidenan Slovenia Kibarkan Bendera Palestina, Singgung Genosida Gaza
Rekomendasi
Campus League The Nationals...
Campus League The Nationals 2026 Resmi Dimulai, UPH dan BINUS Langsung Menang di Laga Pembuka
Dokter Ungkap Cara Lepas...
Dokter Ungkap Cara Lepas dari Obat Darah Tinggi, Begini Caranya!
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
Berita Terkini
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved