Serangan Siber Lumpuhkan Vanuatu, Indonesia Dibawa-bawa

Jum'at, 18 November 2022 - 11:24 WIB
loading...
A A A
"Serangan itu merupakan beban tambahan pada sistem publik," ujar Keen.

Beberapa orang berspekulasi bahwa peretasan tersebut mungkin berasal dari Indonesia. Vanuatu telah lama mendukung gerakan kemerdekaan di provinsi Papua Barat, yang sebagian besar penduduknya adalah orang Melanesia. Militer Indonesia dituduh melakukan pelanggaran HAM berat di provinsi tersebut.

Baca: Diserang Soal HAM Papua, Indonesia: Vanuatu Anjurkan Separatisme Berkedok Peduli HAM

Yang lain mencatat posisi Vanuatu di kawasan Pasifik - sebagai negara kunci yang memiliki hubungan dengan Amerika Serikat (AS), China, Australia, dan Selandia Baru.

Tahun ini negara-negara Kepulauan Pasifik dirayu oleh Washington dan Beijing. Para pemimpin pulau diundang ke Gedung Putih pada bulan September, sementara Menteri Luar Negeri China melakukan tur keliling Pasifik pada bulan Juni untuk mencari kesepakatan regional.

Dalam beberapa tahun terakhir, Vanuatu telah menjadi salah satu pulau Pasifik yang paling dekat dengan Beijing. Investasi China telah membangun gedung parlemen, stadion olahraga, dan pusat konvensi. Beijing memiliki kedutaan besar di Port Vila, sementara perwakilan Washington berjarak tiga jam penerbangan di Papua Nugini.

Namun, Australia - bersekutu dengan AS - selama lebih dari empat dekade telah menjadi donor bantuan terbesar Vanuatu dan mitra keamanan terdekat.

Otoritas pulau berpopulasi sekitar 315.000 orang itu berjanji untuk meningkatkan sistem keamanannya. Sementara itu, Australia menawarkan tetangganya, yang secara tradisional merupakan mitra bantuan terbesarnya, untuk membantu membangun kembali jaringannya.

Hingga Rabu, domain pemerintah masih down. Seorang juru bicara mengatakan kepada Herald bahwa situs web pemerintah "harus kembali minggu depan".

Baca: Mengenal Vanuatu, Negara Kecil yang Selalu Usik Indonesia soal Papua Barat
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Hacker Handala Retas...
Hacker Handala Retas 2 Juta Dokumen Rahasia dari Pusat Holocaust Israel
Hacker Iran Bobol Sistem...
Hacker Iran Bobol Sistem Pembaca Tanki di SPBU AS
Identitas 100 Perwira...
Identitas 100 Perwira Pasukan Elite Unit 212 Israel Dibobol Hacker Handala
Hacker Iran Retas Ponsel...
Hacker Iran Retas Ponsel Eks Panglima Militer Israel Herzi Halevi, Ambil 19.000 File Sensitif
10 Hacker Terbaik dan...
10 Hacker Terbaik dan Terpopuler di Dunia, Nomor 6 Dikenal sebagai The Mentor
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Putin: Rusia Siap Berkompromi...
Putin: Rusia Siap Berkompromi untuk Capai Perdamaian dengan Ukraina
Gempa M7,8 Guncang Filipina,...
Gempa M7,8 Guncang Filipina, 8 Orang Tewas
Rekomendasi
Penampakan 2 Tersangka...
Penampakan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji Kenakan Rompi Oranye KPK
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Larangan Menikah di...
Larangan Menikah di Bulan Suro: Bagaimana Pandangan Islam?
Berita Terkini
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Iran Hentikan Serangan...
Iran Hentikan Serangan Balasan yang Menyakitkan ke Israel
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved