Serangan Siber Lumpuhkan Vanuatu, Indonesia Dibawa-bawa

Jum'at, 18 November 2022 - 11:24 WIB
loading...
A A A
Stein, yang pernah bekerja di departemen pemerintah di Vanuatu, mencatat sistem internet negara itu tampak rapuh - dengan jangkauan internet yang bervariasi dan kapasitas server yang terbatas.

"Ini benar-benar hal yang menyedihkan untuk dilakukan pada negara pulau kecil yang tidak memiliki sumber daya untuk menangani ini," ujarnya.

Kantor berita AFP dan Vanuatu Daily Post memuat pernyataan pemerintah yang mengatakan sistem daringnya telah "disusupi" selama dua hari.

Tampaknya ada motif pemerasan. Surat kabar Australia The Sydney Morning Heral melaporkan para peretas menuntut uang tebusan yang ditolak oleh pemerintah Vanuatu.

Juga tidak diketahui dengan jelas bagaimana serangan siber itu terjadi dan perlindungan apa yang dimiliki oleh Vanuatu. Para ahli telah mencatat bahwa keseluruhan sistem kemungkinan besar terpusat dan dihoting di server pemerintah sendiri, sebuah kelemahan keamanan yang mendasar.

Serangan itu terjadi kurang dari sebulan setelah pemerintahan baru Vanuatu terpilih - potensi waktu kerentanan.

"Tetapi pemerintah baru telah menanggapi dengan cepat dan tidak menyetujui permintaan uang tebusan," kata Meg Keen, direktur Program Kepulauan Pasifik di Lowy Institute yang berbasis di Sydney.

"Kami belum tahu siapa yang berada di balik serangan ini, tetapi seorang juru bicara pemerintah mengatakan itu adalah serangan dari luar, kemungkinan besar dari wilayah Asia," imbuhnya.

Keen mengatakan Vanuatu, seperti negara lain, bertujuan mengamankan informasi pemerintahnya dari serangan eksternal. Dia mencatat "kerentanan global" terhadap serangan semacam itu termasuk di Australia, di mana peretasan pada perusahaan asuransi kesehatan dan telekomunikasi dalam beberapa pekan terakhir telah mengungkap data hampir separuh populasi.

Baca: Uang Tebusan Tidak Dibayar, Hacker Rilis Data Aborsi

Tetapi Vanuatu memiliki sumber daya yang jauh lebih sedikit. Ekonominya sebagian besar bergantung pada pertanian dan pariwisata. Negara dataran rendah ini termasuk yang paling rentan terhadap perubahan iklim.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Hacker Handala Retas...
Hacker Handala Retas 2 Juta Dokumen Rahasia dari Pusat Holocaust Israel
Hacker Iran Bobol Sistem...
Hacker Iran Bobol Sistem Pembaca Tanki di SPBU AS
Identitas 100 Perwira...
Identitas 100 Perwira Pasukan Elite Unit 212 Israel Dibobol Hacker Handala
Hacker Iran Retas Ponsel...
Hacker Iran Retas Ponsel Eks Panglima Militer Israel Herzi Halevi, Ambil 19.000 File Sensitif
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Hilang Misterius 12...
Hilang Misterius 12 Tahun Silam, Pencarian Pesawat Malaysia Airlines MH370 Diperpanjang Setahun
Rekomendasi
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR Setujui 7 Anggota Komisi Informasi Pusat 2026-2030, Ini Daftarnya
Latihan Menembak Dihapus...
Latihan Menembak Dihapus dari Pembekalan Calon Manajer Kopdes, Puan: Sebaiknya Fokus Manajerial Saja
Beasiswa LPDP Tahap...
Beasiswa LPDP Tahap 2 2026 Dibuka Hari Ini, Intip Perubahan Kebijakannya
Berita Terkini
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved