Referendum 4 Wilayah Ukraina Bergabung Rusia Berakhir Hari Ini, Bagaimana Hasilnya?

Selasa, 27 September 2022 - 16:10 WIB
loading...
Referendum 4 Wilayah Ukraina Bergabung Rusia Berakhir Hari Ini, Bagaimana Hasilnya?
Referendum 4 wilayah Ukraina yang berakhir hari ini akan menentukan masa depan wilayah itu apakah akan bergabung dengan Rusia. Foto/Ilustrasi
A A A
KIEV - Referendum di Donbass, Zaporozhye dan Kherson akan di tutup hari ini Selasa (27/9/2022). Ini akan menentukan apakah keempat wilayah itu akan bergabung dengan Rusia di masa depan.

Dikutip dari Telegram Kedubes Rusia, pada Senin malam, partisipasi pemilih di Donetsk mencapai 86,89%, Lugansk atau Luhansk (83,61%), Kherson (63,58%) dan Zaporozhye (66,43%). Referendum di keempat wilayah dinyatakan sah.

Pejabat tinggi pemilih di Republik Rakyat Lugansk (LPR) mengatakan hasil referendum tentang apakah orang-orang di wilayah itu ingin bergabung dengan Rusia mungkin akan diketahui pada akhir hari ini.

Baca: Ukraina Buat Keputusan tentang Mobilisasi Pasukan Tambahan Terkait Referendum Donbass

Yelena Kravchenko mengumumkan batas waktu target pagi ini, setelah LPR membuka tempat pemungutan suara pada hari terakhir plebisit yang berlangsung selama lima hari itu. Penyelenggara pemungutan suara menutup tempat pemungutan suara selama empat hari sebelumnya karena takut akan serangan oleh Ukraina, alih-alih mengirim petugas pemungutan suara ke area perumahan dari pintu ke pintu.

Hari terakhir pemungutan suara akan berlanjut hingga pukul 16:00 waktu setempat, setelah itu penghitungan akan dimulai. Kravchenko mengatakan ini kemungkinan akan memberikan waktu yang cukup bagi pejabat pemilihan untuk menyiapkan hasilnya di kemudian hari.

Ketua LPR, Leonid Pasechnik, yang memberikan suaranya di depan kamera pada Selasa pagi, menawarkan prediksi yang lebih konservatif bahwa hanya hasil awal yang akan siap malam ini. Pasechnik mengatakan dia memilih untuk bergabung dengan Rusia dan dengan perluasan.

Baca: Tingkat Partisipasi Pemilih dalam Referendum Donbass Gabung Rusia Terungkap

"Untuk masa depan yang cerah dan bahagia dari anak-anak dan cucu-cucu kita,” katanya seperti dikutip dari Russia Today.

LPR adalah salah satu dari empat tempat di mana referendum untuk bergabung dengan Rusia diadakan. Kiev telah menolak jajak pendapat ini dan menyebutnya "palsu," sementara sejumlah negara Barat mengancam akan menjatuhkan sanksi ekonomi lebih lanjut terhadap Rusia atas referendum.

(ian)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1646 seconds (11.252#12.26)