Keras, Sekjen PBB: Ancaman Nuklir Rusia Tidak Dapat Diterima!

Jum'at, 23 September 2022 - 07:51 WIB
loading...
A A A
Perluasan wajib militer Rusia, awalnya dimaksudkan untuk merekrut 300.000 tentara, telah memicu protes di sekitar Rusia dan eksodus pria dalam usia wajib militer.

Eskalasi perang Putin dalam menghadapi kerugian teritorial oleh pasukan Ukraina telah menyebabkan babak baru sanksi sedang dipertimbangkan. Para Menteri Luar Negeri Uni Eropa sepakat di Brussel untuk menyiapkan paket baru yang diharapkan mencakup langkah-langkah ekonomi dan individu yang luas.

Baca: NATO Sesumbar Rusia Tak Bisa Menangkan Perang Nuklir

(ian)
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1033 seconds (10.177#12.26)