Israel Bakal Terapkan Aturan Visa Baru, Warga Palestina Bergegas Sambangi Tepi Barat

Minggu, 04 September 2022 - 11:08 WIB
loading...
A A A
Di sana mereka berisiko ditolak masuk secara sewenang-wenang setelah pemeriksaan keamanan yang terkadang invasif, tetapi di bawah aturan baru mereka harus bergabung dengan ribuan orang dengan identitas Palestina di Jembatan Allenby yang terentang.

Baca: 7 Negara yang Belum Diakui PBB, Salah Satunya Palestina

Formalitas dapat memakan waktu 12 jam atau lebih selama periode puncak di musim panas.

Ditanya oleh AFP, COGAT mengatakan peraturan baru itu adalah "percontohan dua tahun" yang bertujuan membuat proses masuk lebih efisien dan lebih sesuai dengan kondisi zaman yang dinamis.

Jumlah warga AS yang ditolak masuk merupakan penghalang utama bagi Israel untuk memasuki perjanjian bebas visa dengan Amerika Serikat, sesuatu yang didambakan oleh pemerintah Israel berturut-turut.

Aturan baru juga akan menetapkan kuota untuk program pertukaran akademik, yang memungkinkan hanya 150 profesor asing dan 100 mahasiswa untuk menghadiri universitas Palestina setiap tahun.

Kuota yang diusulkan mendapat teguran keras dari Uni Eropa, yang program pertukaran Erasmus+-nya akan sangat terpukul.

Pada tahun 2020, 366 mahasiswa dan profesor Eropa mengambil bagian dalam kursus di Tepi Barat, jauh lebih banyak dari kuota keseluruhan untuk dua tahun ke depan.

"Meskipun Israel sangat diuntungkan dari Erasmus+, Komisi (Eropa) menganggap bahwa hal itu harus memfasilitasi dan tidak menghalangi akses mahasiswa ke universitas Palestina," kata Komisaris Pendidikan Mariya Gabriel pada bulan Juli lalu.

Sejak pendudukannya di Tepi Barat dan Yerusalem timur mulai tahun 1967, Israel terus menerus menghalangi kehidupan orang-orang Palestina di wilayah tersebut dengan membatasi pergerakan mereka, dan menerapkan pemeriksaan sewenang-wenang dan membangun jalan yang menghalangi pergerakan.

Baca: Neturei Karta, Kelompok Yahudi Menentang Penciptaan Negara Israel karena Melawan Tuhan

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Hilang Misterius 12...
Hilang Misterius 12 Tahun Silam, Pencarian Pesawat Malaysia Airlines MH370 Diperpanjang Setahun
Rekomendasi
Jelang Hari Bhayangkara,...
Jelang Hari Bhayangkara, Polri Gelar Doa Bersama Lintas Agama
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Berita Terkini
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Infografis
Bos Shin Bet Israel...
Bos Shin Bet Israel Yakin akan Berdirinya Negara Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved