Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis

Selasa, 30 Juni 2026 - 22:05 WIB
loading...
Para Pemimpin Yahudi...
Lebih dari 300.000 orang Yahudi Ultra-Ortodoks (Haredi) memprotes wajib militer selama demonstrasi Million March di Yerusalem Barat pada 30 Oktober 2025. Foto/Mostafa Alkharouf/Anadolu Agency
A A A
TEL AVIV - Para pemimpin oposisi Israel pada hari Selasa (30/6/2026) menuduh pemerintah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu “benar-benar bungkam” setelah pernyataan provokatif yang dibuat selama protes ultra-Ortodoks (Haredi). Selama unjuk rasa, demonstran Haredi menyebut, “Tentara mengajarkan dosa-dosa terberat” dan “Israel najis.”

Kritik ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan atas wajib militer Yahudi Haredi ke dalam militer Israel. Saat ini militer Israel menghadapi kekurangan tenaga kerja saat berperang di berbagai front selama lebih dari 1.000 hari.

Ratusan demonstran Haredi berkumpul pada Senin malam di Bnei Brak untuk berdemonstrasi menentang penahanan pria Yahudi ultra-Ortodoks yang menolak wajib militer.

Selama demonstrasi, Rabbi Aryeh Yezdi mengkritik Kepala Staf Israel Eyal Zamir dan mendesak mahasiswa seminari agama Yahudi untuk tidak mematuhi perintah wajib militer.

Menurut harian Israel Yedioth Ahronoth, Yezdi mengatakan kepada para demonstran, “Tentara mengajarkan orang untuk melakukan dosa-dosa terberat di negara yang najis ini. Seluruh tentara ini ada untuk menodai nama Tuhan.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Feri Tua Membawa 133...
Feri Tua Membawa 133 Orang Terbalik di Pantai Atlantik, 66 Orang Masih Hilang
Influencer Andrew-Tristan...
Influencer Andrew-Tristan Tate Ditangkap di AS terkait Dugaan Pemerkosaan dan Prostitusi
Rekomendasi
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan, Yusril Soroti Penerapan KUHAP Baru
Argentina Terancam Sanksi...
Argentina Terancam Sanksi FIFA, Hukuman Berat Menanti usai Ricuh di Final Piala Dunia 2026
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
Berita Terkini
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih kepada Warga Yordania atas Bantuan dalam Menargetkan Pasukan AS
30 Drone MQ-9 Reaper...
30 Drone MQ-9 Reaper AS Ditembak Jatuh oleh Militer Iran, Ini 4 Kelemahannya
Houthi Resmi Kobarkan...
Houthi Resmi Kobarkan Perang Melawan Arab Saudi, Ini Alasan Utamanya
6 Negara dengan Sistem...
6 Negara dengan Sistem Pelayanan Kesehatan Terbaik di Dunia, 3 Ada di Asia
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved