Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Selasa, 30 Juni 2026 - 19:05 WIB
loading...
Pemandangan kamp tenda darurat tempat warga sipil berusaha bertahan hidup di Kota Gaza, Gaza, Palestina, pada 19 Juni 2026. Foto/Saeed M. M. T. Jaras/Anadolu Agency
A
A
A
WASHINGTON - Seorang pejabat senior dalam pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengadakan pertemuan dalam beberapa bulan terakhir dengan pejabat senior Hamas, Khalil al-Hayya. Pertemuan itu sebagai bagian dari pembicaraan tentang usulan pelucutan senjata Gaza, menurut laporan media Israel yang diterbitkan pada hari Senin (29/6/2026).
Laporan tersebut muncul bersamaan dengan laporan lain yang mengatakan Washington telah menyampaikan dokumen tuntutan kepada Israel mengenai pengaturan untuk Jalur Gaza.
Dokumen tersebut mencakup langkah-langkah terkait infrastruktur, pemerintahan, penyeberangan perbatasan, dan rekonstruksi, di tengah tekanan AS untuk mencegah dimulainya kembali perang.
Menurut penyiar publik Israel Kan 11, pejabat AS tersebut adalah Aryeh Lightstone, seorang penasihat utusan AS Steve Witkoff dan anggota Dewan Perdamaian Trump.
Penyiar tersebut mengatakan pertemuan tersebut berlangsung selama diskusi tentang apa yang digambarkan Washington dan Tel Aviv sebagai proses untuk membongkar kemampuan militer Hamas, menambahkan bahwa Israel mengetahui kontak tersebut.
Laporan tersebut muncul bersamaan dengan laporan lain yang mengatakan Washington telah menyampaikan dokumen tuntutan kepada Israel mengenai pengaturan untuk Jalur Gaza.
Dokumen tersebut mencakup langkah-langkah terkait infrastruktur, pemerintahan, penyeberangan perbatasan, dan rekonstruksi, di tengah tekanan AS untuk mencegah dimulainya kembali perang.
Menurut penyiar publik Israel Kan 11, pejabat AS tersebut adalah Aryeh Lightstone, seorang penasihat utusan AS Steve Witkoff dan anggota Dewan Perdamaian Trump.
Penyiar tersebut mengatakan pertemuan tersebut berlangsung selama diskusi tentang apa yang digambarkan Washington dan Tel Aviv sebagai proses untuk membongkar kemampuan militer Hamas, menambahkan bahwa Israel mengetahui kontak tersebut.
Lihat Juga :