Bantu Pengungsi Rohingnya di Aceh, Kemlu Koordinasi dengan PBB

Selasa, 30 Juni 2020 - 20:26 WIB
loading...
Bantu Pengungsi Rohingnya...
Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi menuturkan, sejak kedatangan pengungsi Rohingnya di Aceh, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR). Foto/Kemlu RI
A A A
JAKARTA - Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi menuturkan, sejak kedatangan pengungsi Rohingnya di Aceh, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR). Selain itu, Retno juga mengatakan bahwa Kementerian Luar Negeri juga telah melakukan koordinasi dengan Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM).

Retno menuturkan, fase pertolongan darurat telah dilakukan dan 99 migran yang tiba di Aceh dalam keadaan sehat dan baik. Kebutuhan pangan dan kesehatan, jelas Retno telah dipenuhi dan mereka juga telah dilakukan tes Covid-19, dan semuanya negatif.

( Baca juga: Organisasi Rohingnya Ungkapkan Terima Kasih Atas Penyelamatan Pengungsi di Aceh )

Dia mengatakan, para migran sekarang di tampung bekas kantor imigrasi Lhokseumawe dan mulai 1 Juli, akan dipindahkan ke lokasi yang lebih baik sarananya, yaitu di balai latihan kerja meunasah mee kandang Lhokseumawe.

"Sejak tibanya para migran, Kementerian Luar Negeri terus melakukan koordinasi dengan unsur pemerintah pusat dan pemerintah daerah, diantaranya dengan satgas penanganan pengungsi luar negeri yang ada di pusat, kemudian dengan pemerintah daerah, dengan TNI, Polri, BASARNAS, BPPD, juga dengan dinas sosial di Aceh Utara," ucap Retno.

"Kementerian Luar Negeri juga telah melakukan koordinasi dengan UNHCR dan IOM melalui berbagai komunikasi. Untuk mempertebal komunikasi, maka Kementerian Luar Negeri telah melakukan pertemuan dengan UNHCR pada tanggal 29 Juni, kemarin. Pertemuan virtual dengan IOM juga telah dilakukan pada hari ini," sambungnya pada Selasa (30/6/2020).

Baik UNHCR maupun IOM, ujar Retno, menyampaikan apresiasi kepada Indonesia, yang untuk sementara para migran tersebut. "Koordinasi akan terus dilakukan dengan UNHCR dan dengan IOM," ungkapnya.

( Baca juga: PM Muhyiddin: Malaysia Tak Bisa Tampung Pengungsi Rohingya Lagi )

"Sementara itu, untuk mempertebal koordinasi dengan tim yang ada di Aceh Utara, maka tim Kementerian Luar Negeri, bersama dengan tim satgas dari Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia dan Kementerian Dalam Negeri, imigrasi, Polri dan Basarnas akan ke Aceh pada tanggal 1 Juli 2020, besok," tukasnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Negara Kecil Ini Ingin...
Negara Kecil Ini Ingin Myanmar Dihukum atas Genosida Etnis Muslim Rohingya
Siapa yang Seharusnya...
Siapa yang Seharusnya Bertanggung Jawab Membiayai Pengungsi Rohingya?
11 Negara yang Memiliki...
11 Negara yang Memiliki Orang-orang Tanpa Kewarganegaraan Terbanyak di Dunia
Pemimpin Bangladesh...
Pemimpin Bangladesh Muhammad Yunus Janji Bantu Rohingya
Hendak Melarikan Diri...
Hendak Melarikan Diri dari Myanmar, Puluhan Warga Rohingya Ditembaki Drone
Agama Warga Negara Bagian...
Agama Warga Negara Bagian Rakhine Myanmar dan Persentasenya
Delegasi Indonesia Soroti...
Delegasi Indonesia Soroti Kerja Paksa Myanmar dan Krisis Rohingya di Sidang ILO Jenewa
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Gedung Pusat Animasi...
Gedung Pusat Animasi Terbakar Tewaskan 15 Orang, Sebagian Besar Pelajar
Rekomendasi
Diam-diam Jadi Pengusaha,...
Diam-diam Jadi Pengusaha, Anneth Delliecia Ternyata Punya Brand Kuku Sendiri?
Prudential Syariah Raih...
Prudential Syariah Raih Penghargaan Brand of the Year 2026
Purbaya Buka Suara Soal...
Purbaya Buka Suara Soal Penolakan Rencana Tambah Layer Cukai Rokok
Berita Terkini
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved