Organisasi Rohingnya Ungkapkan Terima Kasih Atas Penyelamatan Pengungsi di Aceh

Senin, 29 Juni 2020 - 13:03 WIB
loading...
Organisasi Rohingnya...
Organisasi Nasional Arakan Rohingya (ARNO) menyampaikan ungkapan terima kasih kepada masyarakat dan pemerintah Indonesia atas keputusan penyelamatan 100 pengungsi Rohingnya yang terkatung-katung di lautan. Foto/Sindonews
A A A
LONDON - Organisasi Nasional Arakan Rohingya (ARNO) menyampaikan ungkapan terima kasih kepada masyarakat dan pemerintah Indonesia atas keputusan penyelamatan 100 pengungsi Rohingnya yang terkatung-katung di lautan. Pekan lalu, masyarakat Aceh menyelamatkan dan memberikan tempat berlindung kepada para pengungsi Rohingnya tersebut.

ARNO, yang berbasis di London, Inggris, itu mengatakan apa yang ditampilkan Indonesia adalah demonstrasi nyata dari persaudaraan, kepemimpinan dan gerakan kemanusiaan yang menonjol.

( Baca juga: Pengungsi Rohingya Jalani Identifikasi dan Tes Kesehatan )

"ARNO meminta agar pemerintah Indonesia terus memberikan bantuan sementara sampai sumber daya yang memadai tersedia bagi para pengungsi untuk mendapatkan tempat berlindung yang aman dan sumber makanan," ungkap siaran pers yang diterima Sindonews pada Senin (29/6/2020)/

Organisasi itu kemudian menyerukan kepada para pemimpin ASEAN untuk mengatasi akar penyebab krisis Rohingya dan masalah pengungsi mereka, untuk menekan pemerintah Myanmar untuk mengakhiri genosida dan apartheid di Myanmar yang menyebabkan kondisi untuk menciptakan peluang bagi jaringan perdagangan gelap untuk berkembang di wilayah yang mempengaruhi ASEAN dan negara-negara lain.

"Dan untuk mendukung hak-hak orang Rohingya untuk diakui secara hukum sebagai etnis minoritas di Myanmar serta pemulihan kewarganegaraan penuh yang konsisten dengan kebangsaan etnis lain di Myanmar," ungkapnya.

( Baca juga: Vietnam dan Filipina Peringatkan China Kian Agresif Saat Pandemi )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Negara Kecil Ini Ingin...
Negara Kecil Ini Ingin Myanmar Dihukum atas Genosida Etnis Muslim Rohingya
Siapa yang Seharusnya...
Siapa yang Seharusnya Bertanggung Jawab Membiayai Pengungsi Rohingya?
11 Negara yang Memiliki...
11 Negara yang Memiliki Orang-orang Tanpa Kewarganegaraan Terbanyak di Dunia
Pemimpin Bangladesh...
Pemimpin Bangladesh Muhammad Yunus Janji Bantu Rohingya
Hendak Melarikan Diri...
Hendak Melarikan Diri dari Myanmar, Puluhan Warga Rohingya Ditembaki Drone
Agama Warga Negara Bagian...
Agama Warga Negara Bagian Rakhine Myanmar dan Persentasenya
Delegasi Indonesia Soroti...
Delegasi Indonesia Soroti Kerja Paksa Myanmar dan Krisis Rohingya di Sidang ILO Jenewa
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Tragis, Ibu Hamil 9...
Tragis, Ibu Hamil 9 Bulan dan 4 Anaknya Tewas akibat Kebakaran Apartemen
Rekomendasi
60 Ribu Guru Dipanggil...
60 Ribu Guru Dipanggil PPG 2026 Tahap 2, Ini Tahapan dan Dokumen yang Wajib Disiapkan
Besok Hari Asyura, Ini...
Besok Hari Asyura, Ini Doa yang Dianjurkan dan Mulai Diamalkan Malam Ini!
Kelakar Prabowo soal...
Kelakar Prabowo soal Nama Panglima TNI dan Kapolri: Susah Diganti
Berita Terkini
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved