Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?

Selasa, 23 Juni 2026 - 07:11 WIB
loading...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Inti kesepakatan AS dengan Iran adalah Teheran mendapat dana Rp5.360 triliun, tapi siapa yang akan membayarnya belum jelas. Foto/NDTV
A A A
TEHERAN - Inti dari kesepakatan Iran dengan Amerika Serikat (AS) untuk mengakhiri perang Timur Tengah adalah dana sebesar USD300 miliar (Rp5.360,4 triliun atau Rp5,36 kuadriliun) untuk membangun kembali dan mengembangkan Iran. Tapi, sejauh ini belum jelas siapa yang akan menanggung biayanya.

Dana sebesar itu setara dengan 5 kalinya Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APB) Indonesia.

Berikut yang perlu diketahui tentang dana tersebut dan para pendukung potensialnya.

Baca Juga: Perundingan AS-Iran Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout

Apa Isi Teks Kesepakatannya?


Nota Kesepahaman (MoU) Iran dengan AS menyatakan, "Washington berkomitmen dengan mitra regional untuk mengembangkan rencana definitif yang disepakati bersama dengan setidaknya USD300 miliar untuk rekonstruksi dan pembangunan ekonomi Iran."

"Mekanisme untuk implementasi rencana ini akan diselesaikan sebagai bagian dari kesepakatan akhir dalam waktu 60 hari. Semua lisensi, pengecualian, dan izin yang diperlukan untuk transaksi keuangan yang relevan akan diberikan oleh Amerika Serikat," imbuh teks tersebut.

Teks itu tidak menyebutkan siapa yang akan berkontribusi pada dana sebesar itu, yang hanya salah satu dari banyak insentif ekonomi yang ditawarkan Amerika kepada Iran untuk mendorong mereka menandatangani kesepakatan definitif.

Teks tersebut juga menyatakan berakhirnya semua jenis sanksi terhadap Iran setelah penandatanganan kesepakatan akhir, dengan Washington segera mengeluarkan pengecualian yang memungkinkan Teheran untuk menjual minyak.

"Saya pikir gagasan menyebutkan dana ini dalam MOU adalah untuk menunjukkan kepada Iran semua iming-iming yang tersedia jika mereka mematuhi MOU dan menunjukkan niat baik dalam negosiasi ke depannya," kata Anna Jacobs, seorang peneliti non-residen di Arab Gulf States Institute, yang dikutip AFP, Selasa (23/6/2026).

Wakil Presiden AS JD Vance mengatakan Iran hanya akan mendapatkan imbalan tersebut jika membuktikan telah mematuhi ketentuan yang akan dirumuskan dalam periode 60 hari, yang menurutnya dimulai pada hari Kamis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Wapres AS Blak-blakan:...
Wapres AS Blak-blakan: Trump Tak Akur dengan Netanyahu soal Perang Iran
Rekomendasi
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Pakar Optimistis Kepolisian Jadi Institusi yang Modern dan Presisi
Timnas Amerika Serikat...
Timnas Amerika Serikat Dapat Jalur Relatif Mudah ke Semifinal Piala Dunia 2026
Gunduli Irak, Prancis...
Gunduli Irak, Prancis Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved