Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:15 WIB
loading...
Tegang dengan NATO,...
Rusia kerahkan pesawat pengebom Tu-160 yang dapat membawa bom nuklir untuk patroli di kawasan Arktik di tengah ketegangan dengan NATO terkait perang Ukraina. Foto/Anadolu
A A A
MOSKOW - Pesawat-pesawat pengebom strategis Tu-160 Rusia yang mampu membawa bom nuklir telah berpatroli di atas perairan netral Laut Barents dan Laut Norwegia, kawasan Arktik. Misi tersebut berlangsung pada hari Senin di tengah ketegangan antara Rusia dan NATO atas perang Ukraina.

Kementerian Pertahanan Rusia pada hari Selasa (23/6/2026) mengonfirmasi penerbangan Tu-160 tersebut.

Baca Juga: Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas

Pesawat-pesawat tersebut dikawal oleh jet tempur MiG-31 dan melakukan latihan pengisian bahan bakar di udara selama apa yang digambarkan Kementerian Pertahanan sebagai penerbangan patroli rutin di atas wilayah Arktik antara Norwegia, Islandia, dan Greenland.

Menurut kementerian itu, pesawat-pesawat pengebom tersebut dibuntuti oleh pesawat tempur dari negara-negara asing yang tidak disebutkan namanya selama sebagian dari misi mereka yang berlangsung selama 16 jam.

“Semua penerbangan Angkatan Udara Rusia dilakukan sesuai dengan aturan internasional yang mengatur penggunaan wilayah udara,” kata kementerian tersebut di Telegram.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Wabah Parasit di Michigan...
Wabah Parasit di Michigan Meluas, Lebih dari 3.300 Orang Terinfeksi
Gawat! Iran Beri Sinyal...
Gawat! Iran Beri Sinyal Tutup Bab Al Mandab, Jalur Pasokan Energi Dunia
Rekomendasi
Anggota BPK Bobby Rizaldi...
Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar soal Pengaturan Status Opini WTP Pemkab Muara Enim
Profil Chatarina Girsang,...
Profil Chatarina Girsang, Jaksa yang Ikut Tangani Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Lowongan Kerja Bank...
Lowongan Kerja Bank BRI Juli 2026, Dibutuhkan Lulusan S1-S2 Berbagai Jurusan
Berita Terkini
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
2 Jenderal Militer Ditangkap...
2 Jenderal Militer Ditangkap karena Korupsi Proyek Senilai Rp1,2 Triliun
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved