4 Cara China Duduki Taiwan: dari Blokade Hingga Serangan Kilat 48 Jam

Minggu, 07 Agustus 2022 - 13:55 WIB
loading...
4 Cara China Duduki...
4 cara China menduduki Taiwan, mulai dari blokade hingga serangan kilat 48 jam. Foto/Ilustrasi/The Sun
A A A
JAKARTA - Para analis percaya para perencana militer China sedang mempertimbangkan berbagai pilihan untuk mengambil alih Taiwan , termasuk mencekik pulau itu dengan blokade dan serangan kilat 48 jam.

Skenario yang paling mengkhawatirkan melibatkan serangan darat, laut, dan udara besar-besaran untuk menyelesaikan invasi dalam dua hari di mana itu adalah waktu yang dibutuhkan oleh Barat untuk merespons.

Ketakutan akan invasi meninggi setelah China mengepung Taiwan dengan banyak peralatan militer yang ambil bagian dalam latihan perang yang mengancam.

Para pengamat mengatakan latihan itu dimaksudkan sebagai unjuk kekuatan kepada Amerika Serikat (AS) - tetapi juga untuk melemahkan kekuatan pertahanan Taiwan dan menguji kesungguhan Barat.

Apakah sekutu pimpinan AS akan bergegas membantu Taiwan - dan seberapa cepat - dikatakan sebagai pertimbangan utama bagi para ahli strategi di Beijing.

Empat skenario yang mungkin sedang dibahas termasuk rencana serangan rudal dan perampasan tanah yang menghentikan invasi penuh.

Ini akan menambah tekanan pada Taiwan dan menguji apakah Presiden AS Joe Biden benar-benar ingin berperang setelah janjinya untuk mempertahankan pulau itu.

"Dan jika China benar-benar memutuskan untuk mengambil Taiwan, itu bisa bertujuan untuk menyelesaikan serangan kilat 48 jam yang membuat Barat berebut untuk merespons," kata sumber diplomatik mengatakan kepada The Sunday Telegraph yang dikutip dari The Sun, Minggu (7/8/2022).

Baca juga: Taipei Tuduh Militer China Simulasikan Serangan ke Wilayah Taiwan

Diperkirakan jendela waktu penting untuk bertindak telah disimpulkan dari kegagalan Rusia untuk merebut Kiev dan menggulingkan pemerintahan Volodymyr Zelensky.

Laporan itu mengatakan Beijing mengamati dengan cermat berbagai peristiwa di Ukraina dan mencatat bahwa para pemimpin Barat membutuhkan waktu dua hari untuk merespons serangan Presiden Vladimir Putin pada 24 Februari.

Sumber-sumber diplomatik mengatakan Presiden Xi Jinping yakin dukungan Barat yang "signifikan" dapat diberikan ke Ukraina selama ini dan tidak ingin memberikan kesempatan yang sama kepada Taiwan.

Para ahli mengatakan empat skenario dapat berkembang secara berurutan atau bersama-sama tergantung pada reaksi Barat. Tujuannya adalah untuk memaksa para pemimpin Taiwan untuk menerima aturan dari Beijing sambil menghindari pecahnya perang dengan AS.

1. Blokade

Skenario pertama melibatkan tekanan yang semakin ketat di Taiwan yang dimulai dengan cara yang mirip dengan latihan saat ini. Pulau itu bisa lumpuh secara finansial, ekonomi dan operasional jika Beijing memperpanjang latihan militer untuk waktu yang lebih lama.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Gempa Venezuela, Badan...
Gempa Venezuela, Badan Geologi AS Bikin Pemodelan Korban Tewas 10.000 hingga 100.000 Orang
Rekomendasi
WOSPAC Siapkan Fondasi...
WOSPAC Siapkan Fondasi Talenta Muda, Jaga Asa Indonesia Menuju Piala Dunia
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
Berita Terkini
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved