Puluhan Rohingya Tewas Selama 4 Bulan Naik Perahu ke Malaysia

Rabu, 24 Juni 2020 - 16:30 WIB
loading...
Puluhan Rohingya Tewas...
Perahu pengungsi Rohingya mendarat di Langkawi, Malaysia, 5 April 2020. Foto/REUTERS
A A A
KUALA LUMPUR - Para korban selamat dari perahu berisi lebih 300 pengungsi Rohingya menjelaskan pada otoritas Malaysia bahwa puluhan pengungsi meninggal dan jasadnya dilarung di laut selama empat bulan perjalanan berbahaya dengan perahu.

Direktur Jenderal Badan Penegak Hukum Maritim Malaysia (MMEA) Mohd Zubil Bin Mat Som menggambarkan penderitaan yang dialami para pengungsi Rohingya saat perahu rusak yang mereka tumpangi itu mendarat di pulau Langkawi, Malaysia pada 8 Juni, dengan 269 orang di atasnya.

Dia juga menjelaskan bagaimana Rohingya dipindahkan dari perahu induk yang lebih besar ke perahu lebih kecil di tengah perjalanan saat mulai mendekati perbatasan Myanmar dan Bangladesh pada Februari.

"Saya diberi tahu bahwa sekitar 300 orang lebih dipindahkan ke perahu yang mencapai Malaysia," kata dia. "Namun beberapa orang meninggal di laut. Mereka dilarung di laut."

Rohingya mengambil risiko dengan perjalanan melintasi Teluk Bengal dan Laut Andaman karena mereka sudah kehilangan harapan untuk hidup lebih baik di kamp pengungsi Bangladesh.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
Kunjungi Indonesia,...
Kunjungi Indonesia, Menlu Malaysia Fokus Kerja Sama Atasi Guncangan Eksternal
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Viral! Pesawat Boeing...
Viral! Pesawat Boeing 777-200 Qatar Airways Terbang Sangat Rendah, ternyata...
Rekomendasi
MK Putuskan Pembayaran...
MK Putuskan Pembayaran Dana Pensiun Sukarela Bisa Dilakukan Sekaligus atau Berkala
Pangkormar Pimpin Sertijab...
Pangkormar Pimpin Sertijab 7 Jabatan Strategis, Danbrigif 4 Mar/BS hingga Dandenjaka
Indonesia-Singapura...
Indonesia-Singapura Teken MoU Jaga Lingkungan Hidup
Berita Terkini
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Infografis
Ketentuan Seragam dan...
Ketentuan Seragam dan 4 Hal yang Dilarang Selama MPLS 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved