Seorang Pasukan Penjaga Perdamaian PBB dari Indonesia Gugur di Kongo

Rabu, 24 Juni 2020 - 08:22 WIB
loading...
Seorang Pasukan Penjaga...
Unit pasukan Indonesia dan batalion Tanzania dari Misi PBB di Kongo, MONUSCO, memeriksa jembatan di Beni. Foto/UN.ORG
A A A
KINSHASA - Seorang tentara Indonesia dalam misi penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Republik Demokratik Kongo gugur dan satu personil lainnya terluka dalam serangan milisi pada Senin (22/6) di negara itu.

Pejabat komunikasi pasukan penjaga perdamaian PBB, MONUSCO, Sy Koumbo melaporkan patroli pasukan itu diserang sekitar 20 km dari kota Beni di Provinsi Kivu Utara.

"Seorang personil Helm biru gugur dan lainnya terluka tapi tidak serius. Dia dalam kondisi stabil," papar Sy Koumbo pada AFP.

Dalam pernyataannya, Komandan MONUSCO Leila Zerrougui mengecam serangan itu. Menurut dia, serangan dilancarkan oleh anggota Pasukan Aliansi Demokratis (ADF), kelompok bersenjata yang kerap melakukan kekerasan di wilayah timur Kongo.

"Tentara itu sedang terlibat dalam proyek pembangunan jembatan di wilayah Hululu," ungkap Leila Zerrougui.

ADF merupakan gerakan yang berasal dari Uganda pada 1990-an, yang menentang pemerintahan Presiden Uganda Yoweri Museveni.

Pada 1995, ADF pindah ke Kongo yang kemudian menjadi basis operasionalnya meski tidak melancarkan serangan di dalam wilayah Uganda selama beberapa tahun.

Menurut data PBB, ADF telah menewaskan lebih dari 500 orang sejak akhir Oktober, saat militer Kongo melancarkan serangan terhadapnya. (Baca Juga: Mal Masih Lesu)

ADF telah menewaskan 15 tentara PBB di pangkalan mereka dekat perbatasan Uganda pada Desember 2017 dan tujuh orang gugur dalam serangan pad Desember 2018. (Lihat Video: Heboh! Pemuda di Lombok Nikahi Dua Gadis Sekaligus)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Indonesia Ingin Gabung...
Indonesia Ingin Gabung Proyek KAAN, Jet Tempur Generasi Ke-5 Turki
Jelang Haji, Arab Saudi...
Jelang Haji, Arab Saudi Tangguhkan Visa Warga 14 Negara Termasuk Indonesia, Ada Apa?
Kemlu Respons Penerapan...
Kemlu Respons Penerapan Tarif Resiprokal AS pada Indonesia Sebesar 32%
Tak Hanya pada Indonesia,...
Tak Hanya pada Indonesia, Trump Terapkan Tarif untuk Israel dalam Perang Dagang Global
6 Negara yang Merayakan...
6 Negara yang Merayakan Idulfitri pada Senin 31 Maret 2025
Kemlu Sangkal Kabar...
Kemlu Sangkal Kabar 100 Warga Gaza Dikirim ke Indonesia
Sekutu Ukraina Minta...
Sekutu Ukraina Minta Indonesia Ikut Kerahkan Pasukan, Ini Respons RI
China Segera Buka Jembatan...
China Segera Buka Jembatan Tertinggi di Dunia, Tingginya Hampir 2 Kali Menara Eiffel
Guru Ini Tetap Terima...
Guru Ini Tetap Terima Gaji Total Rp5,7 Miliar meski Tak Ngajar 19 Tahun, kok Bisa?
Rekomendasi
Gagas Proyek Pembangunan...
Gagas Proyek Pembangunan Air Bersih, Miss Indonesia Ungkap Antusias Warga
Partai Perindo Dampingi...
Partai Perindo Dampingi Anak Korban Dugaan Pencabulan di Jakarta Barat
Dokter Pemerkosa Pasien...
Dokter Pemerkosa Pasien RSHS Bisa Dihukum Kebiri, Veronica Tan: Patut Dipertimbangkan
Berita Terkini
Presiden Prancis Akan...
Presiden Prancis Akan Akui Negara Palestina, Putra PM Israel: Persetan Denganmu!
2 jam yang lalu
Negara Ini Kembali Larang...
Negara Ini Kembali Larang Rakyatnya Kunjungi Israel, Marah atas Pembantaian di Gaza
2 jam yang lalu
Mantan PM Malaysia Abdullah...
Mantan PM Malaysia Abdullah Ahmad Badawi Meninggal Dunia
5 jam yang lalu
Wanita Ini Gugat Lab...
Wanita Ini Gugat Lab DNA karena Hasil yang Keliru Membuatnya Terlanjur Aborsi
5 jam yang lalu
Hamas Akan Bebaskan...
Hamas Akan Bebaskan Seluruh Sandera Israel Jika Ada Jaminan Perang Gaza Berakhir
7 jam yang lalu
3 Anggota Keluarga Donald...
3 Anggota Keluarga Donald Trump yang Mendapat Untung Besar dari Kripto
7 jam yang lalu
Infografis
Hindari Tarif Trump,...
Hindari Tarif Trump, Apple Terbangkan 1,5 Juta iPhone dari India
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved