Disebut Rezim Militer Tidak Sah oleh Prancis, Junta Myanmar Murka
Selasa, 07 Juni 2022 - 04:00 WIB
loading...
A
A
A
“Pernyataan itu benar-benar tidak dapat diterima oleh Pemerintah Myanmar. Pernyataan ini dapat berdampak negatif pada hubungan bilateral yang ada," sebut pernyataan Kementerian Luar Negeri Myanmar, seperti dikutip dari AFP.
Baca: Junta Myanmar Akan Gantung 4 Orang, Termasuk Anggota Partainya Aung San Suu Kyi
Pernyataan itu juga mengecam Departemen Luar Negeri Amerika Serikat dan juru bicara Sekjen PBB atas "pernyataan mereka yang tidak bertanggung jawab dan sembrono" dalam kasus tersebut.
Pada Mei, junta mengancam akan menurunkan hubungan diplomatik dengan Australia setelah mengatakan Canberra tidak akan mengganti Duta Besarnya yang baru saja diberangkatkan ke negara yang dikelola militer itu.
Penurunan misi Inggris baru-baru ini di negara itu untuk menagih bisnis juga dikecam sebagai "tidak dapat diterima" oleh seorang juru bicara bulan lalu. Dijauhi oleh pemerintah Barat, junta telah beralih ke sekutu tradisional, termasuk Rusia dan China untuk mendapatkan dukungan.
Baca: Junta Myanmar Akan Gantung 4 Orang, Termasuk Anggota Partainya Aung San Suu Kyi
Pernyataan itu juga mengecam Departemen Luar Negeri Amerika Serikat dan juru bicara Sekjen PBB atas "pernyataan mereka yang tidak bertanggung jawab dan sembrono" dalam kasus tersebut.
Pada Mei, junta mengancam akan menurunkan hubungan diplomatik dengan Australia setelah mengatakan Canberra tidak akan mengganti Duta Besarnya yang baru saja diberangkatkan ke negara yang dikelola militer itu.
Penurunan misi Inggris baru-baru ini di negara itu untuk menagih bisnis juga dikecam sebagai "tidak dapat diterima" oleh seorang juru bicara bulan lalu. Dijauhi oleh pemerintah Barat, junta telah beralih ke sekutu tradisional, termasuk Rusia dan China untuk mendapatkan dukungan.
Lihat Juga :