1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa

Senin, 29 Juni 2026 - 14:30 WIB
loading...
1.300 Orang Tewas Akibat...
Sebanyak 1.300 orang tewas aklibat gelombang panas di Eropa. Foto/X/@agtprpnabsrdty
A A A
LONDON - Gelombang panas awal musim panas yang belum pernah terjadi sebelumnya di Eropa menjadi kemicu 1.300 orang meninggal dunia. Itu diungkapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Rekor suhu kembali dipecahkan di seluruh benua pada hari Minggu – termasuk di Jerman, Polandia, dan Republik Ceko – saat panas ekstrem terus bergerak ke timur.

Dalam sebuah unggahan di X, Sekjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan lebih dari 1.300 kematian tambahan telah tercatat sejak 21 Juni "dikaitkan dengan suhu tinggi di Eropa".

"Tekanan panas sering disebut 'pembunuh senyap' - dan rumah, tempat kerja, dan sekolah di Eropa tidak dibangun untuk suhu seperti ini," katanya, dilansir BBC.

Pada Minggu pagi, Kementerian Kesehatan Nasional Prancis mengatakan ada sekitar 1.000 kematian lebih banyak dari yang diperkirakan di negara itu sejak Rabu.



Banyak dari korban jiwa tambahan tersebut adalah mereka yang berusia 65 tahun ke atas, kata lembaga tersebut, setelah mencatat peningkatan 40% dalam jumlah orang yang meninggal di rumah.

"Eropa adalah benua yang paling cepat memanas di Bumi, memanas dua kali lipat dari rata-rata global," Tedros memperingatkan.

Jutaan orang di seluruh benua saat ini "hidup di bawah panas ekstrem, ratusan orang telah meninggal, sekolah-sekolah ditutup, jaringan listrik kewalahan", tambahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Suporter Maroko Mengamuk...
Suporter Maroko Mengamuk di London usai Timnya Dikalahkan Prancis 2-0
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Prancis Kerahkan Kapal...
Prancis Kerahkan Kapal Pemburu Ranjau di Selat Hormuz
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
Trump Sesumbar AS Menang...
Trump Sesumbar AS Menang Besar di Iran
Dituduh Trump Campuri...
Dituduh Trump Campuri Pilpres AS 2020, Ini Jawaban Keras China
Rekomendasi
Jambret Bercelurit Ditangkap...
Jambret Bercelurit Ditangkap Petugas Dishub di CFD Rasuna Said, 1 Pelaku Kabur
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps 17 Minggu, 19 Juli 2026: Kedekatan Elio dan Arumi Semakin Tumbuh
Kisah Ghetto Kids: Dari...
Kisah Ghetto Kids: Dari Gang Sempit Kampala ke Panggung Piala Dunia dan Berduet dengan Shakira
Berita Terkini
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
Berapa Banyak Jumlah...
Berapa Banyak Jumlah Tentara AS yang Tewas selama Perang Iran?
5 Strategi Jitu Tingkatkan...
5 Strategi Jitu Tingkatkan Popularitas, PM Anwar Ibrahim Gunakan Kembaran ala PMX.AI
Pakar Militer Israel...
Pakar Militer Israel Akui Iran Berperang Melawan AS seperti Negara Adidaya Modern, Ini 4 Alasannya
4 Alasan Rakyat AS Marah...
4 Alasan Rakyat AS Marah Besar atas Kematian 2 Tentara dan Kegagalan Melawan Iran
2 Tentara AS Tewas Dirudal...
2 Tentara AS Tewas Dirudal Iran, Anggota DPR Iran: Silakan Melarikan Diri
Infografis
21 Orang Tewas Akibat...
21 Orang Tewas Akibat Serangan Rudal Balistik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved