Pemimpin Kashmir Divonis Penjara Seumur Hidup Oleh Pengadilan India
Rabu, 25 Mei 2022 - 21:40 WIB
loading...
A
A
A
Malik, menurut laporan tersebut, juga mengatakan kepada pengadilan bahwa dia telah bekerja dengan tujuh perdana menteri India, menyatakan bahwa dia akan "pensiun dari politik dan menerima hukuman mati" jika badan intelijen India dapat membuktikan keterlibatannya dalam aktivitas teroris atau kekerasan di 28 tahun terakhir.
Malik mengatakan dia telah mengikuti prinsip-prinsip non-kekerasan dari pemimpin pendiri India Mahatma Gandhi sejak JKLF menyerahkan senjata.
Baca juga: Masjid Jamia Kashmir 2 Tahun Digembok, India Kekang Kebebasan Beragama
Menjelang putusan, pasar di Maisuma, lingkungan asli Malik di Srinagar, ibu kota Kashmir yang dikelola India tetap ditutup.
Daerah terdekat dari Lal Chowk dan Residency Road, serta beberapa daerah pusat kota di Srinagar, juga sebagian besar kosong, dengan pengerahan pasukan keamanan yang besar.
Kashmir, wilayah Himalaya, dikuasai oleh India dan Pakistan sebagian dan diklaim oleh keduanya secara penuh.
Beberapa kelompok Kashmir di Jammu dan Kashmir telah berperang melawan pemerintahan India untuk kemerdekaan atau penyatuan dengan negara tetangga Pakistan. Menurut beberapa organisasi hak asasi manusia, ribuan orang dilaporkan tewas dalam konflik tersebut sejak 1989.
Malik mengatakan dia telah mengikuti prinsip-prinsip non-kekerasan dari pemimpin pendiri India Mahatma Gandhi sejak JKLF menyerahkan senjata.
Baca juga: Masjid Jamia Kashmir 2 Tahun Digembok, India Kekang Kebebasan Beragama
Menjelang putusan, pasar di Maisuma, lingkungan asli Malik di Srinagar, ibu kota Kashmir yang dikelola India tetap ditutup.
Daerah terdekat dari Lal Chowk dan Residency Road, serta beberapa daerah pusat kota di Srinagar, juga sebagian besar kosong, dengan pengerahan pasukan keamanan yang besar.
Kashmir, wilayah Himalaya, dikuasai oleh India dan Pakistan sebagian dan diklaim oleh keduanya secara penuh.
Beberapa kelompok Kashmir di Jammu dan Kashmir telah berperang melawan pemerintahan India untuk kemerdekaan atau penyatuan dengan negara tetangga Pakistan. Menurut beberapa organisasi hak asasi manusia, ribuan orang dilaporkan tewas dalam konflik tersebut sejak 1989.
(ian)
Lihat Juga :