Pemimpin Kashmir Divonis Penjara Seumur Hidup Oleh Pengadilan India

Rabu, 25 Mei 2022 - 21:40 WIB
loading...
Pemimpin Kashmir Divonis...
Pengadilan India memvonis pemimpin Kashmir dengan penjara seumur hidup atas dugaan pendanaan terorisme. Foto/Ilustrasi
A A A
SRINAGAR - Pengadilan India menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada pemimpin pro-kebebasan Kashmir Yasin Malik dalam kasus pendanaan terorisme.

Malik dihukum pekan lalu karena mendanai terorisme, mengobarkan perang, dan mengganggu perdamaian di Kashmir.

Dia telah ditahan di Penjara Tihar Delhi sejak 2019 bersama dengan beberapa pemimpin dan aktivis pro-kebebasan Kashmir terkemuka lainnya, beberapa di antaranya juga didakwa dalam kasus yang sama.

Pengadilan Badan Investigasi Nasional (NIA) India menjatuhkan Malik dua hukuman seumur hidup, lima hukuman 10 tahun, dan tiga hukuman lima tahun, yang semuanya akan berjalan secara bersamaan.

Pengadilan menjelaskan bahwa hukuman seumur hidup berarti penjara sampai mati.

Malik juga harus membayar denda sekitar USD12.900 atau sekitar Rp188,5 juta seperti dikutip dari Anadolu, Rabu (25/5/2022).

Baca juga: Anggota Kongres AS Ilhan Omar Kunjungi Kashmir, India Mencak-mencak

Malik juga dituduh membunuh empat personel Angkatan Udara India pada awal 1990-an, tetapi hukuman hari ini hanya terkait dengan kasus pendanaan terorisme.

NIA sebelumnya mengatakan bahwa Malik mengaku bersalah atas semua tuduhan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Ukraina Minta ke Rusia...
Ukraina Minta ke Rusia Perang Dibatasi di 4 Wilayah Saja, Terpojok?
Rekomendasi
Argentina Bawa 500 Kg...
Argentina Bawa 500 Kg Daging Sapi Premium, Tradisi Barbeku Jadi Senjata Messi Cs di Piala Dunia 2026
Profil Orlando Gill,...
Profil Orlando Gill, Pahlawan Paraguay yang Kubur Ambisi Jerman di Piala Dunia 2026
Histeria Ojol dan Kerentanan...
Histeria Ojol dan Kerentanan Ekstrem Pekerja 'Gig Economy'
Berita Terkini
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Infografis
5 Pemimpin Negara Buronan...
5 Pemimpin Negara Buronan Pengadilan Kriminal Internasional
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved