Masjid Jamia Kashmir 2 Tahun Digembok, India Kekang Kebebasan Beragama

Jum'at, 17 Desember 2021 - 00:15 WIB
loading...
Masjid Jamia Kashmir...
Masjid Jamia Kashmir 2 Tahun Digembok, India Kekang Kebebasan Beragama. FOTO/Reuters
A A A
KASHMIR - Masjid terbesar di pusat kota Kashmir yang dikelola India , sebagian besar tetap ditutup selama dua tahun terakhir. Penutupan dilakukan di tengah perselisihan sengit antara otoritas India dan Muslim Kashmir.

Masjid Jamia yang berusia berabad-abad mendominasi lingkungannya di Srinagar dengan gerbang utama yang megah dan menara besar. Bangunan yang terbuat dari batu bata dan kayu ini merupakan salah satu masjid tertua di kota berpenduduk 1,2 juta jiwa itu, di mana 96 persen penduduknya adalah Muslim.

Baca: Salat Jumat di Masjid India Ini Bolehkan Non-Muslim Ikut Hadir

Di masa lalu, masjid ini kerap dihadiri ribuan orang untuk salat. Dengan 378 tiang kayu, masjid ini dapat menampung 33.000 jamaah. Pada acara-acara khusus selama bertahun-tahun, ratusan ribu Muslim memenuhi jalur dan jalan terdekat untuk berdoa yang dipimpin dari masjid.

Namun, pihak berwenang India melihat masjid itu sebagai tempat masalah – pusat saraf untuk protes dan bentrokan yang menantang kedaulatan New Delhi atas wilayah Kashmir yang disengketakan, yang diklaim secara keseluruhan oleh India dan Pakistan yang menguasai sebagiannya.

Di tengah ketegangan ini, sebagian besar masjid telah ditutup selama dua tahun terakhir. Imam kepala masjid telah ditahan di dalam rumahnya hampir tanpa henti sepanjang waktu itu, dan gerbang utama masjid digembok dan diblokir dengan lembaran timah bergelombang pada hari Jumat.

Baca: Sulitnya Minoritas Muslim India Cari Tempat Salat Jumat, Faktanya Mengerikan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Mengapa Amerika Tak...
Mengapa Amerika Tak Pernah Mengusik Nuklir Pakistan? Ini Alasan Sebenarnya
Pendukung Partai Kecoa...
Pendukung Partai Kecoa Kembali Turun ke Jalan, Apa yang Dituntut?
Mengapa Arab Saudi dan...
Mengapa Arab Saudi dan Kuwait Mulai Melirik Pakistan? Ketergantungan pada AS Tak Lagi Mutlak
Ikuti Arab Saudi, Kuwait...
Ikuti Arab Saudi, Kuwait Cari Perlindungan dari Pakistan yang Bersenjata Nuklir
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Musim Panas Makin Menyengat,...
Musim Panas Makin Menyengat, Tokyo Dorong Karyawan Kenakan Celana Pendek ke Kantor
Houthi Peringatkan Kapal-Kapal...
Houthi Peringatkan Kapal-Kapal Tak Bongkar Muat di Pelabuhan Saudi atau Ditembak
Rekomendasi
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Berita Terkini
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Infografis
Jadwal Terbaru TKA SMA/SMK/MA...
Jadwal Terbaru TKA SMA/SMK/MA Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved