Parah! Oknum Polisi Diduga Perkosa Bocah 13 Tahun Korban Kekerasan Seksual

Kamis, 05 Mei 2022 - 15:47 WIB
loading...
Parah! Oknum Polisi...
Seorang oknum polisi India diduga telah memperkosa bocah 13 tahun korban kekerasan seksual. Foto/Ilustrasi
A A A
NEW DELHI - Seorang petugas polisi India ditangkap setelah dituduh memperkosa seorang bocah berusia 13 tahun setelah melaporkan kasus perkosaan secara berkelompok yang menimpa dirinya.

Peristiwa yang terjadi di wilayah utara negara bagian Uttar Pradesh itu memicu kemarahan di negara bagian yang terkenal karena penyerangan terhadap wanita itu.

Seorang pejabat polisi negara bagian mengatakan kepala kantor polisi pedesaan di Lalitpur, sebuah distrik yang berjarak sekitar 580 km sebelah selatan dari Ibu Kota New Delhi, termasuk di antara empat orang yang ditangkap pada Rabu kemarin.

"Tindakan tegas akan diambil terhadap mereka yang terbukti bersalah," kata Prashant Kumar, seorang perwira polisi senior.

Baca juga: Demi Jebak Saingan, Pria Ini Relakan Istri Diperkosa Orang Lain

“Korban yang selamat dari pemerkosaan telah dirawat di rumah sakit distrik untuk perawatan,” imbuhnya seperti dikutip dari South China Morning Post, Kamis (5/5/2022).

Kantor berita Reuters tidak dapat menghubungi petugas yang dituduh untuk dimintai komentar, karena dia berada dalam tahanan.

Insiden itu baru terungkap pekan ini setelah korban, seorang remaja dari kasta terbawah sistem Hindu, berhasil mengajukan pengaduan ke polisi.

Dalam pengaduannya, dia mengatakan dia telah diperkosa oleh empat anak laki-laki yang membawanya ke negara bagian tetangga pada 22 April, tetapi berhasil melarikan diri dari mereka beberapa hari kemudian dan pergi ke kantor polisi pada 27 April, di mana dia kemudian kembali diperkosa.

Baca juga: Wanita India diperkosa Beramai-ramai, Dibunuh, lalu Dilempar ke Sumur

Politisi dan aktivis menuntut langkah-langkah mendesak untuk melindungi kaum perempuan.

“Jika kantor polisi tidak aman untuk perempuan, lalu kemana mereka akan mengadu?” tanya Priyanka Gandhi Vadra, seorang pemimpin senior partai oposisi utama parlemen India.

India mengadopsi hukuman mati pada 2018 sebagai hukuman atas pemerkosaan terhadap gadis-gadis di bawah 12 tahun. Ini sebagai respons atas tekanan publik setelah serentetan serangan terhadap anak-anak.

Tekanan publik muncul menyusul pemerkosaan massal terhadap seorang wanita muda di dalam bus yang bergerak di Ibu Kota pada tahun 2012 yang membuat gempar negara itu dan memunculkan undang-undang baru, meskipun jumlah serangan terhadap perempuan tetap tinggi.

Menurut data kejahatan terbaru pemerintah hampir 32.000 pemerkosaan atau percobaan pemerkosaan dilaporkan di India pada tahun 2020.

Baca juga: Parah! 6 Bocah Lelaki Ramai-ramai Perkosa Anak Perempuan 11 Tahun

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Kisah Kombes Agustinus...
Kisah Kombes Agustinus Christmas, dari Mengajar Mahasiswa hingga Dijuluki Jenderal Kopi
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Momen PM Inggris Keir...
Momen PM Inggris Keir Starmer Tak Kuasa Menahan Tangis saat Umumkan Mundur
Rekomendasi
Pegadaian CPS Pondok...
Pegadaian CPS Pondok Aren Gelar Pengobatan Gratis bagi Ratusan Masyarakat
Portugal Difavoritkan,...
Portugal Difavoritkan, Ronaldo Dituntut Pecah Telur
Ketua PMI Jakpus Apresiasi...
Ketua PMI Jakpus Apresiasi Dukungan MNC Peduli di Jumtek PMR dan Relawan 2026
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Kemenag Sebut 16 Kekerasan...
Kemenag Sebut 16 Kekerasan Seksual yang Bisa Dipidana sebagai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved