Arab Saudi Umumkan Idul Fitri 2 Mei

Minggu, 01 Mei 2022 - 12:38 WIB
loading...
Arab Saudi Umumkan Idul Fitri 2 Mei
Arab Saudi dan sejumlah negara Timur Tengah mengumumkan hari raya Idul Fitri jatuh pada Senin (2/5/2022). Foto/Ilustrasi
A A A
RIYADH - Arab Saudi akan merayakan hari raya Idul Fitri pada Senin (2/5/2022) esok karena hilal bulan Syawal tidak terlihat pada hari Sabtu. Demikian pengumuman yang dikeluarkan Mahkamah Agung Arab Saudi seperti dilaporkan kantor berita resmi Saudi Press Agency (SPA).

Diketahui sejumlah negara yang menandai awal bulan suci Ramadhan pada 2 April dengan demikian akan mengakhiri hari ke-30 Ramadhan pada 1 Mei.

Selain Arab Saudi, sejumlah negara di Timur Tengah juga merayakan Idul Fitri pada Senin esok. Menurut Pusat Astronomi Internasional di akun Twitternya Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, Irak, Kuwait, Bahrain, Palestina, Suriah, Yaman, Lebanon, Mesir, Sudan, dan Turki juga mengumumkan bahwa Idul Fitri akan jatuh pada 2 Mei seperti dikutip dari Al Arabiya, Minggu (1/5/2022).

Baca juga: Arab Saudi Beri Singapura Kuota Haji 407 Jamaah Tahun Ini

Hari raya Idul Fitri dirayakan umat Islam di seluruh dunia setelah melakukan puasa Ramadhan satu bulan penuh yang berlangsung antara 29 atau 30 hari berdasarkan kapan bulan sabit terlihat.

Selama bulan Ramadhan, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi telah mengeluarkan 23 juta izin umrah sejak awal musim.

Peningkatan ini khususnya setelah pengumuman Raja Salman untuk mengizinkan penggunaan kapasitas penuh dari Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah. Pengumuman ini muncul setelah mencabut tindakan pencegahan dan protokol pencegahan yang diperkenalkan untuk membendung penyebaran pandemi.

Baca juga: 14 Juta Jamaah Kunjungi Masjid Nabawi Selama Ramadhan

Dalam beberapa bulan terakhir, Arab Saudi telah melonggarkan sejumlah pembatasan. Pada bulan Maret lalu, Arab Saudi mengakhiri jarak sosial di Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah, tetapi jamaah masih diharuskan memakai masker.

Arab Saudi juga tidak akan lagi mengharuskan pelancong untuk menjalani wajib karantina COVID-19 pada saat kedatangan. Penumpang juga tidak perlu lagi memberikan tes PCR pada saat kedatangan mereka.

(ian)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2344 seconds (10.177#12.26)