Ukraina: Rusia Gempur Donbas, Tapi Gagal Rebut Wilayah Sasaran

Sabtu, 30 April 2022 - 19:45 WIB
loading...
Ukraina: Rusia Gempur...
Ukraina: Rusia Gempur Donbas, Tapi Gagal Rebut Wilayah Sasaran. FOTO/TASS
A A A
KIEV - Pasukan Rusia menggempur wilayah Donbas di timur Ukraina pada Sabtu (30/4/2022). Namun, menurut militer Ukraina , pasukan Rusia gagal merebut tiga wilayah sasaran.

“Rusia berusaha merebut wilayah Lyman di Donetsk dan Sievierodonetsk, serta Popasna di Luhansk,” Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina mengatakan dalam laporan harian. "Tidak berhasil - pertempuran berlanjut," lanjutnya seperti dikutip dari Reuters.

Baca: Lavrov: 1 Juta Orang Dievakuasi dari Ukraina ke Rusia Sejak 24 Februari

Setelah gagal merebut Kiev dalam serangan sembilan minggu yang telah mengubah kota menjadi puing-puing, menewaskan ribuan orang dan memaksa 5 juta orang Ukraina melarikan diri ke luar negeri, Rusia kini fokus di timur dan selatan Ukraina.

Moskow berharap untuk mengambil kendali penuh atas wilayah Donbas timur yang terdiri dari Luhansk dan Donetsk, yang sebagian sudah dikuasai oleh separatis yang didukung Rusia sebelum invasi. Moskow mengatakan pada hari Sabtu bahwa unit artilerinya telah menyerang 389 sasaran Ukraina, semalam.

Sementara Serhiy Gaidai, Gubernur Luhansk, mengatakan kepada televisi publik Ukraina bahwa Rusia menembaki seluruh wilayah. “Tetapi mereka tidak dapat menembus pertahanan kami. Warga sipil akan terus dievakuasi meskipun dalam situasi sulit,” ujar Gaidai.

Baca: Lavrov: Rusia Tidak Mengancam Siapapun dengan Perang Nuklir

Gaidai juga mengatakan, dua sekolah dan 20 rumah dihancurkan oleh serangan Rusia pada hari Jumat di Rubizhne dan Popasna, keduanya di Luhansk. Ada juga laporan serangan di tempat-tempat di luar Donbas.

Mykola Khanatov, Kepala Administrasi Militer di Popasna, mengatakan, dua bus yang dikirim untuk mengevakuasi warga sipil dari kota itu ditembaki oleh pasukan Rusia pada hari Jumat dan tidak ada kabar dari pengemudi. Dia tidak mengatakan berapa banyak orang di dalam bus tersebut.

Mykola Lukashuk, kepala dewan regional Dnipro, mengatakan pasukan Rusia telah menembaki pinggiran Velyka Kostromka di daerah Kryvyi Rih. Sebuah desa yang berbatasan dengan wilayah Zaporizhzhia juga dibom. Unggahan media sosial yang belum diverifikasi melaporkan penembakan di kota timur laut Kharkiv.

Baca: Patron, Anjing Pemberani yang Temukan 150 Bahan Peledak Selama Perang Rusia-Ukraina

Reuters tidak dapat secara independen memverifikasi laporan dari kedua belah pihak tentang apa yang terjadi di lapangan.

Moskow menyebut invasi mereka ke Ukraina sebagai "operasi militer khusus" untuk melucuti senjata dan "denazifikasi" Ukraina, membela orang-orang berbahasa Rusia dari penganiayaan dan mencegah Amerika Serikat menggunakan negara itu untuk mengancam Rusia.

Ukraina menolak klaim penganiayaan Putin dan mengatakan pihaknya memerangi perampasan tanah tanpa alasan untuk sepenuhnya merebut Donetsk dan Luhansk, yang membentuk wilayah Donbas.

(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Johannesburg Tewaskan 12 Orang, Polisi Buru 10 Tersangka
Heli Militer Mi-17 Pakistan...
Heli Militer Mi-17 Pakistan Jatuh, 22 Tentara Tewas termasuk 3 Perwira
Rekomendasi
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Mahasiswa Turun ke Jalan...
Mahasiswa Turun ke Jalan Hari Ini, 4.151 Personel Gabungan Dikerahkan
BEM UI Gelar Aksi di...
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI, Pengendara Diimbau Cari Rute Alternatif
Berita Terkini
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Infografis
Jet Tempur Su-27 Ukraina...
Jet Tempur Su-27 Ukraina Jatuh saat Duel Lawan Drone Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved